TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pembagian rapor semester genap di SDN Daan Mogot 1 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung selama satu semester.
Kepala Sekolah SDN Daan Mogot 1, Fitriah Astuti, menegaskan evaluasi hasil pembagian rapor memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Menurutnya, berbagai capaian dan kendala selama proses belajar perlu dicermati bersama.
“Evaluasi hasil pembagian rapor di SDN Daan Mogot 1 sangat penting untuk melihat sejauh mana capaian belajar siswa, efektivitas pengajaran guru, serta tingkat keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anaknya,” ujarnya, Selasa 23 Juni 2026.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam menyusun langkah-langkah perbaikan dan pengembangan pembelajaran pada semester berikutnya. Dengan demikian, proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan sesuai kebutuhan peserta didik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan layanan pendidikan terbaik. Dari hasil evaluasi ini, sekolah dapat mengetahui aspek mana yang perlu dipertahankan dan mana yang harus ditingkatkan,” katanya.
Fitriah juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara guru dan orang tua. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari keluarga.
“Kolaborasi antar orang tua dan guru sangat diperlukan guna tercapainya pembelajaran yang terarah dan meningkatnya kualitas pendidikan. Komunikasi yang baik akan membantu perkembangan akademik maupun karakter siswa,” ungkapnya.
Ia menambahkan keterlibatan orang tua dalam memantau perkembangan belajar anak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Karena itu, pihak sekolah terus mendorong terjalinnya komunikasi yang intensif antara wali kelas dan wali murid.
Selain itu, kata dia, SDN Daan Mogot 1 juga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang tahun ajaran baru. Salah satu agenda penting yang tengah dilakukan adalah pembagian kelas untuk peserta didik pada tahun pelajaran mendatang.
“Pembagian kelas pada ajaran baru dilakukan sebagai bagian dari kesiapan perangkat pembelajaran yang lebih matang. Kami ingin seluruh proses belajar mengajar dapat dimulai dengan perencanaan yang baik,” jelasnya.
Menurutnya, pembagian kelas tidak hanya berkaitan dengan administrasi sekolah, tetapi juga menyangkut kesiapan guru dalam menghadapi lingkungan belajar yang baru. Karena itu, guru memerlukan waktu untuk mengenal karakteristik peserta didik yang akan menjadi tanggung jawabnya.
“Persiapan mental dan adaptasi guru untuk menghadapi kelas serta murid baru juga menjadi perhatian kami. Dengan kesiapan yang optimal, guru dapat lebih mudah membangun suasana belajar yang positif dan kondusif sejak awal tahun ajaran,” tuturnya.
Fitriah berharap seluruh rangkaian evaluasi dan persiapan yang dilakukan dapat membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di SDN Daan Mogot 1. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui kerja sama yang baik antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua demi terciptanya generasi yang unggul dan berkarakter,” pungkasnya. (*)
Reporter: M. Dhuyuf Khuzaimi








