Pabrik Sandal Sun Swallow di Cipondoh Terbakar Hebat, 19 Armada Damkar Dikerahkan

Kebakaran besar melanda pabrik sendal Sun Swallow, Kecamatan Cipondoh, Senin dini hari, 22 Juni 2026.

 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Kebakaran hebat melanda pabrik sandal merk Sun Swallow yang berlokasi di Jalan KH. Agus Salim, RT 001/RW 003, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Minggu malam, 21 Juni 2026, sekira pukul 23.15 WIB.

Bacaan Lainnya

Api melalap tiga bangunan pabrik milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) begitu cepat. Hingga Senin pagi (22/6), petugas BPBD Kota Tangerang terus berjibaku memadamkan si jago merah yang terus melalap seluruh isi bangunan pabrik sandal tersebut.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengungkapkan, sejak laporan masuk, api sudah membesar. Pihaknya sempat mengalami kesulitan dalam proses pemadaman yang mulai dilakukan pada pada pukul 23.50 WIB.

“Petugas kami datang ke lokasi, kondisi api sudah besar dan merambat,” ungkap Mahdiar saat dikonfirmasi, Senin, 22 Juni 2026.

Ia menyebut, pemadaman semakin sulit dilakukan karena ada 3 area pabrik yang terbakar berisi bahan baku sendal seperti karet dan cairan kimia dan lainnya.

“Yang terbakar di dalamnya berisi sendal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, aneka cairan kimia penunjang produksi,” jelas Mahdiar.

“Dengan karakteristik bahan tersebut memerlukan waktu yang lebih lama dalam proses pemadaman,” sambungnya.

Mahdiar menyampaikan, pihaknya menerjunkan 19 armada pemadam kebakaran serta hampir 100 petugas dikerahkan untuk pemadaman.

“Total ada 133 personel gabungan, yang terdiri dari 95 petugas BPBD untuk pemadaman, sisanya dari tim relawan dari berbagai instansi,” ujarnya.

Dikatakannya, proses penanganan dan penyemprotan masih terus berlangsung oleh para petugas dari BPBD Kota Tangerang, terutama di area belakang pabrik yang menjadi titik terparah amukan si jago merah.

Mahdiar mengatakan, titik api terparah berada di bagian belakang pabrik yang berbatasan langsung dengan area pemukiman warga. Petugas pun memastikan bahwa hingga saat ini, kondisi perumahan warga di sekitar lokasi kebakaran aman dan terkendali.

“Proses penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan oleh regu pemadam, tetapi juga dibantu oleh jajaran kepolisian dan tenaga relawan. Saat ini petugas kami difokuskan agar api tak merambat ke rumah warga di sekitar pabrik dan juga ke sebuah gudang bahan kimia,” ujar Mahdiar.

“Jadi kita memutus rambatan dan pengamanan tangki kimia kapasitas 20.000 liter dan puluhan drum agar tidak terjadi ledakan,” sebutnya.

Sejauh ini, ia menyebut, tak ada laporan korban luka maupun tewas dari kejadian ini.

“Petugas masih lakukan investigasi, penyebab kebakaran belum diketahui,” pungkasnya.(*)

 

Pos terkait