BENDA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Setelah menyelesaikan pembagian rapor semester genap pada Jumat, 19 Juni 2026, SDN Jurumudi 4 menggelar rapat evaluasi akhir tahun pelajaran 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai forum refleksi untuk meninjau berbagai program yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir.
Kepala Sekolah SDN Jurumudi 4, Maesaroh, mengatakan rapat evaluasi menjadi momentum penting untuk melihat capaian sekaligus menyusun strategi perbaikan pada tahun pelajaran berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari prestasi siswa, tetapi juga dari kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan seluruh warga sekolah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran hingga pembagian rapor semester genap telah berjalan dengan baik,” ujarnya, Minggu 21 Juni 2026.
Dalam bidang disiplin pegawai, Maesaroh menjelaskan, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang cukup baik selama semester genap. Ia menyebut, kehadiran pegawai dan penyelesaian administrasi sekolah dinilai semakin tertib dibandingkan sebelumnya.
Namun demikian, masih ditemukan beberapa keterlambatan dalam kehadiran maupun pengumpulan perangkat pembelajaran.
“Kita patut bersyukur karena disiplin pegawai menunjukkan peningkatan. Namun saya mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk tidak cepat merasa puas. Masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki, terutama terkait ketepatan waktu dan kelengkapan administrasi pembelajaran,” kata Maesaroh.
Ia menegaskan kedisiplinan merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, sekolah akan melakukan pemantauan yang lebih konsisten pada tahun pelajaran mendatang melalui absensi dan evaluasi berkala.
“Saya berharap seluruh pegawai dapat terus meningkatkan rasa tanggung jawab dan menjadi teladan yang baik bagi peserta didik. Anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita ajarkan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat setiap hari dari guru dan tenaga kependidikan,” tambahnya.
Selain itu, pada agenda evaluasi implementasi pembelajaran mendalam, Maesaroh mencatat sebagian besar guru telah mulai menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Karena itu, berbagai kegiatan yang mendorong kemampuan berpikir kritis dan komunikatif mulai diterapkan dalam proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, guru-guru kita sudah berupaya menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna. Sudah banyak kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif sehingga mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga belajar berpikir, berdiskusi, dan memecahkan masalah,” ungkapnya.
Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan peserta didik, dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah berencana mengadakan kegiatan berbagi praktik baik dan pelatihan internal secara berkala.
“Kita perlu terus belajar bersama. Saya ingin setiap guru memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman dan strategi pembelajaran yang berhasil diterapkan di kelas. Dengan begitu, kualitas pembelajaran mendalam di SDN Jurumudi 4 akan semakin baik,” tuturnya.
Dalam bidang pengembangan prestasi siswa, SDN Jurumudi 4 berhasil menorehkan capaian membanggakan pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Sekolah berhasil meraih dua piala juara 2 melalui cabang lomba Kriya Anyam dan Menulis Cerita. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi siswa di bidang seni dan literasi terus berkembang.
“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada para siswa, guru pembimbing, dan orang tua yang telah memberikan dukungan. Namun ke depan kita harus lebih serius dalam melakukan pembinaan dan pemetaan bakat sejak dini agar hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal,” kata Maesaroh.
Prestasi yang lebih membanggakan diraih dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Pada tahun ini SDN Jurumudi 4 berhasil meraih Juara Umum tingkat Kecamatan Benda. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar sekolah dan menunjukkan keberhasilan pembinaan di bidang olahraga.
“Menjadi Juara Umum O2SN tingkat Kecamatan Benda merupakan pencapaian luar biasa. Ini hasil kerja keras para siswa, guru pembina, dan dukungan seluruh warga sekolah. Ke depan kita akan memperkuat sarana latihan dan menyusun jadwal pembinaan yang lebih terstruktur agar prestasi olahraga terus meningkat,” ucapnya.
Sementara itu, kata dia, terkait evaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) kelas VI menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Secara umum peserta didik dapat mengikuti seluruh tahapan TKA dengan baik dan memperoleh capaian yang cukup memuaskan.
“Apapun hasil yang diperoleh, TKA menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi sekolah. Data ini akan kami gunakan untuk menyusun program pembelajaran yang lebih efektif dan memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada peserta didik pada tahun pelajaran mendatang,” pungkasnya. (*)










