SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggandeng PT Saubahtera Sejahtera (SBS) untuk membangun Jalan Kenari di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen. Pembangunan jalan sepanjang 517 meter tersebut dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung progres pembangunan jalan yang berada di ruas Jalan Kasemen-Margasana itu pada Rabu 17 Juni 2026.
Budi mengatakan, pembangunan Jalan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Pembangunan Jalan Kenari ini sepanjang 517 meter tanpa menggunakan APBD. Alhamdulillah, yang sebelumnya kami komunikasikan dengan PT SBS kini sudah mulai terealisasi,” ujar Budi.
Menurutnya, jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses penghubung antara Kota Serang dan Kabupaten Serang. Selain itu, ruas jalan juga digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.
Budi menjelaskan, pembangunan yang saat ini berjalan merupakan tahap awal. Sementara sisa ruas jalan hingga menuju Jalan Raya Kasemen direncanakan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Serang melalui APBD tahun 2027.
“Insya Allah sisanya akan dilanjutkan pada 2027 sesuai kemampuan anggaran daerah. Kami terus berupaya agar pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dapat terealisasi secara bertahap,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkot Serang juga berencana melengkapi ruas jalan yang telah dibangun dengan penerangan jalan umum (PJU) guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, Jalan Kenari yang dibangun melalui CSR PT SBS memiliki panjang 517 meter dengan lebar lima meter.
“Ini merupakan jalan penghubung antara Kota Serang dan Kabupaten Serang. Pembangunan dilakukan melalui bantuan CSR PT SBS,” ujarnya.
Iwan menargetkan pekerjaan betonisasi dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. “Targetnya sekitar dua bulan selesai. Infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat menjadi prioritas untuk terus kami dorong,” katanya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Serang berharap percepatan pembangunan infrastruktur dapat terus dilakukan meski di tengah keterbatasan anggaran, sehingga aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah semakin baik. (*)
Reporter: Aldi Alpian Indra











