LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Larangan Selatan 3 menggelar kegiatan edukatif dan kreatif dengan memperkenalkan produk mie baru Krezo kepada para siswa melalui program daur ulang bekas bungkus mie. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan budaya sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus upaya menanamkan kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan.
Pada kegiatan ini, beragam hasil kerajinan berhasil dibuat oleh siswa, mulai dari bunga hias, vas bunga, topi, hingga hiasan dinding. Selain memperkenalkan produk mie Krezo, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi siswa. Siswa diajak memahami pentingnya mengurangi sampah plastik melalui konsep reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SDN Larangan Selatan 3, Nurjaya, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menjaga budaya peduli lingkungan yang selama ini telah diterapkan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar memperkenalkan produk baru Krenzo kepada anak-anak, tetapi juga mengajarkan mereka agar lebih peduli terhadap sampah plastik dan mampu memanfaatkannya menjadi karya kreatif,” ujar Nurjaya, Senin 18 Mei 2026.
Menurutnya, pendidikan lingkungan harus diberikan sejak dini agar siswa memiliki kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di masa depan.
“Sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, kami terus berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu membangun karakter peduli lingkungan kepada siswa melalui cara yang menyenangkan dan kreatif,” tambahnya.
Dikatakan Nurjaya, dalam proses pembuatan kerajinan, para guru turut mendampingi siswa agar mampu mengembangkan ide-ide kreatif. Pendampingan ini dapat membuat siswa semakin bersemangat dalam menciptakan karya dari bahan bekas.
Selain itu, kata dia, hasil karya siswa kemudian dipamerkan di area sekolah dan mendapat perhatian dari para guru maupun orang tua yang hadir. Ia menilai, banyak yang mengapresiasi kreativitas siswa dalam mengubah bungkus mie bekas menjadi barang yang menarik.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah dan mendaur ulang sampah tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan rumah masing-masing bersama keluarga.
“Kolaborasi pengenalan produk mie Krezo dengan kegiatan daur ulang plastik ini menjadi bukti edukasi lingkungan dapat dikemas secara menarik, kreatif, dan bermanfaat bagi generasi muda sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, dan sehat,” tutupnya. (*)
Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi
Cap: Siswa-siswi SDN Larangan Selatan 3 saat mengikuti kegiatan sosialisasi Mie Krezo yang di pandu oleh perwakilan dari panitia pelaksana. Dhuyuf/bantenekspres.co.id.
Tag: mie Krezo, daur ulang sampah plastik, Adiwiyata Nasional, SDN Larangan Selatan 3.










