PANONGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, terus meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat dengan menggelar program jemput bola pembuatan administrasi kependudukan di aula kantor desa setempat.
Kegiatan tersebut meliputi perekaman e-KTP, pembuatan Kartu Keluarga (KK), perubahan data administrasi kependudukan hingga pelayanan dokumen lainnya yang dilakukan bekerja sama dengan pihak Kecamatan Panongan.
Program jemput bola itu pun mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga terlihat memadati aula kantor desa untuk memanfaatkan pelayanan administrasi yang dinilai lebih mudah, cepat dan dekat dari tempat tinggal mereka.
Kepala Desa Serdang Kulon Sukarna mengatakan, program jemput bola tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan administrasi kependudukan.
“Program jemput bola ini sengaja kami lakukan agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan. Jadi warga tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor lain dan tidak perlu menunggu lama. Kami ingin pelayanan benar-benar dekat dengan masyarakat,” ujar Sukarna kepada Bantenekspres.co.id, Senin 18 Mei 2026.
Menurutnya, administrasi kependudukan merupakan dokumen penting yang harus dimiliki seluruh warga karena berkaitan dengan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bantuan sosial.
“e-KTP, KK dan dokumen administrasi lainnya sangat penting. Maka pemerintah desa hadir untuk membantu masyarakat agar proses pengurusannya lebih mudah, cepat dan nyaman,” katanya.
Sukarna menambahkan, pelayanan jemput bola tersebut juga menjadi salah satu langkah pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya tertib administrasi kependudukan.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid. Karena saat ini hampir semua pelayanan membutuhkan administrasi kependudukan,” ungkapnya.
Ia juga memastikan seluruh pelayanan yang diberikan dalam kegiatan tersebut dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.
“Semua pelayanan ini gratis. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun. Kalau ada oknum yang meminta biaya, masyarakat berhak menolak dan segera melaporkan kepada pemerintah desa,” tegas Sukarna.
Selain memberikan kemudahan pelayanan, kata dia, kegiatan jemput bola tersebut juga bertujuan mempercepat pelayanan administrasi bagi warga yang selama ini terkendala waktu maupun jarak.
“Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang cepat dan mudah. Alhamdulillah antusias warga sangat tinggi dan mereka merasa terbantu dengan adanya pelayanan langsung di desa,” katanya lagi.
Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program jemput bola tersebut karena proses pelayanan menjadi lebih praktis dan tidak membutuhkan waktu lama.
“Kalau ada pelayanan seperti ini warga jadi lebih mudah. Tidak perlu antre jauh dan prosesnya juga cepat. Kalau bisa, harus ada terus di kantor desa agar kami bisa lebih mudah,” ujar Agus Hermawan salah satu warga yang mengurus administrasi KIA untuk anaknya.
Pemerintah Desa Serdang Kulon berkomitmen akan terus menghadirkan pelayanan yang memudahkan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan desa. (*)










