Rapat Forkopimda Bahas Persiapan Idul Adha, Pantau Jalur Hewan Qurban Dan Harga Sembako

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memimpin rapat Forkopimda, di Pendopo Bupati Serang, Selasa 12 Mei 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, melaksanakan rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), membahas persiapan menghadapi jelang Idul Adha dengan memantau jalur hewan qurban dan harga sembako di pasaran.

Rapat forkopimda dipimpin langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, didampingi Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, di Pendopo Bupati Serang, Selasa 12 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, perwakilan TNI Polri dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Serang.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, ada beberapa pembahasan di rapat Forkopimda salah satunya terkait dengan persiapan menjelang Idul Adha, serta harga sembako di pasaran supaya tidak memberatkan masyarakat.

“Alhamdulillah kita sudah melaksanakan rapat Forkopimda, untuk persiapan jelang Idul Adha dan harga sembako di pasar ya, ada beberapa masukan dan solusi yang sudah disampaikan juga,” katanya.

Zakiyah mengatakan, menghadapi Idul Adha akan ada pengawasan terhadap jalur hewan qurban yang melintas ke Kabupaten Serang, bekerjasama dengan TNI Polri supaya hewan qurban yang masuk dalam keadaan sehat dan aman untuk bisa dikonsumsi masyarakat.

Tidak hanya itu akan ada pemeriksaan kesehatan terhadap hewan qurban, yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memastikan tidak ada hewan qurban yang mengalami sakit seperti sakit Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).

“Ada beberapa jalur yang sudah dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum maupun dengan Dishub, lalu ada pemeriksaan kesehatan juga agar semua hewan qurban sehat,” ujarnya.

Dikatakan Zakiyah, untuk harga sembako di pasar sebagian besar komoditasnya turun harganya atau stabil, namun ada beberapa komoditas yang harganya masih naik seperti cabai merah keriting yang tembus di angka Rp50 ribu perkilogram.

Sedangkan untuk telur, daging ini harganya masih relatif stabil tidak ada kenaikan, yang diharapkan dapat bertahan sampai Idul Adha berakhir.

“Kita akan coba menekan harga sembako yang lagi naik ini dengan berbagai upaya, namun kalau masih naik juga kemungkinan akan diadakan pasar murah. Hanya cabai saja yang naik, untuk yang lainnya harganya masih normal ya semoga tidak akan naik saat Idul Adha,” ucapnya. (*)

Pos terkait