Pemdes Ciakar Imbau Warga Tidak Membakar Sampah, Cegah Asap dan Penyakit ISPA

Kepala Desa Ciakar Muhammad Nur Jayludin

PANONGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Ciakar mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan karena dapat menimbulkan asap yang berdampak buruk bagi kesehatan, terutama memicu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Desa Ciakar, Muhammad Nur Jayludin, mengatakan saat ini kasus gangguan pernapasan akibat asap pembakaran sampah masih sering terjadi di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kebiasaan membakar sampah harus mulai dihentikan karena dapat merugikan kesehatan warga, khususnya anak-anak dan lanjut usia.

Bacaan Lainnya

“Pembakaran sampah menghasilkan asap yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya risiko ISPA. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membakar sampah sembarangan,” kata Muhammad Nur Jayludin kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan, selain menyebabkan polusi udara, pembakaran sampah juga dapat mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Asap yang ditimbulkan sering kali masuk ke rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Muhammad Nur Jayludin menambahkan, pemerintah desa terus mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Menurutnya, sampah sebaiknya dipilah dan dikelola dengan baik agar tidak menumpuk dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Kami berharap masyarakat mulai membiasakan mengelola sampah dengan benar, jangan dibakar. Bisa dipisahkan antara sampah organik dan nonorganik agar lebih mudah dikelola dan lingkungan tetap bersih,” ujarnya.

Selain mengingatkan soal larangan membakar sampah, Pemdes Ciakar juga meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Lingkungan yang bersih dan sehat dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah munculnya berbagai penyakit.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jangan biarkan ada tumpukan sampah, saluran air kotor, ataupun lingkungan yang kumuh karena itu bisa menjadi sumber penyakit,” tambahnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat sehingga Desa Ciakar dapat menjadi lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari pencemaran asap pembakaran sampah.

“Mari bersama menjaga lingkungan, karena demi kepentingan bersama dan bukan perorangan. Dengan menjaga lingkungan, pastinya akan terus membuat warga sehat,” tutupnya. (*)

Pos terkait