Camat Sindang Jaya Bakal Bersurat Minta Satpol PP Tutup Lapak Pengepul Sampah

Camat Sindang Jaya Galih Prakosa memberikan arahan kepada jajaran pegawai saat apel.

SINDANGJAYA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Camat Sindang Jaya Galih Prakosa bakal berkirim surat ke Satpol PP Kabupaten Tangerang. Ia meminta penertiban dan penutupan lapak pengepul sampah. Penyebabnya, lokasi penampungan limbah dianggap biang kerok tingginya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kita besok berkirim surat ke Satpol PP Kabupaten Tangerang. Kami minta tutup itu lapak limbah. Kami kecamatan tidak punya kewenangan itu, kewenangan kami terbatas,” jelasnya, Selasa 21 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Data dari Puskesmas Sindang Jaya, pembakaran sampah jadi faktor terbesar penyebab ISPA pada balita dan anak. Bahkan, empat dari 10 pasien puskesmas merupakan infeksi pada saluran pernapasan atas dengan gejala radang tenggorokan, batuk dan pilek.

Pada Januari rentang usia nol samai 5 tanun ada 452 balita derita ISPA. Pada Februari kasus ISPA makin meradang di usia nol sampai 5 tahun ada 416 balita terjangkit. Pada Maret, ada 430 balita rentang usia nol sampai 5 tahun. Sedangkan, di April tercatat, usia nol tahun sampai 5 tahun ada 449 balita terjangkit ISPA.

Galih mengatakan, lokasi lapak limbah sudah ditutup pada beberapa bulan lalu. Namun, mereka kini mulai kembali beroperasi.

“Betul banyak aduan dari warga soal pembakaran sampah ini. Seringnya malam hari dan sudah kami tindak dan tutup. Tapi mereka kembali operasi. Kita akan surati Satpol PP karena kewenangan kita terbatas, besok saya kirim suratnya,” jelasnya.(*)

Pos terkait