PANONGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID — Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, Pemerintah Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, bekerja sama dengan Posyandu Beringin menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi balita, pemberian vitamin, serta edukasi gizi bagi para ibu.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu yang membawa anak balitanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Kepala Desa Ciakar Muhammad Nur Jalyudin menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial Hari Posyandu Nasional, tetapi menjadi momentum penting bagi kami untuk memastikan bahwa anak-anak di Desa Ciakar tumbuh sehat dan mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Nur Jalyudin kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 29 April 2026.
Ia menambahkan, peran posyandu sangat vital dalam mencegah terjadinya masalah gizi pada anak, terutama di masa pertumbuhan.
“Kami terus mendorong para kader posyandu untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena kunci utama mencegah gizi buruk itu ada pada pola asuh dan pola makan yang diberikan oleh orang tua, khususnya ibu,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para ibu juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang bagi anak. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita.
“Edukasi ini sangat penting, karena masih banyak orang tua yang belum memahami komposisi gizi yang baik untuk anak. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat,” paparnya.
Jalyudin juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan balita yang mengalami gizi buruk maupun penyakit yang membahayakan.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan hari ini tidak ditemukan kasus gizi buruk. Ini menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan anak sudah cukup baik,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan terus menjaga pola hidup sehat.
“Kami tidak ingin terlena dengan hasil ini. Justru ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kita,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Desa Ciakar berkomitmen untuk terus menggiatkan program kesehatan masyarakat melalui posyandu, sebagai upaya preventif dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
“Kami akan terus mendukung kegiatan posyandu, baik dari segi fasilitas maupun program. Karena kami percaya, investasi terbaik sebuah desa adalah kesehatan generasi mudanya,” tutupnya. (*)









