SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten mencatat, pada triwulan pertama 2026 investasi di Banten mencapai Rp34,4 triliun. Raihan ini menjadi Banten masuk peringkat tiga nasional sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Indonesia.
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, mengatakan hasil realisasi investasi ini menunjukkan bahwa Provinsi Banten sebagai salah satu daerah dengan daya tarik yang tinggi.
“Berdasarkan rilis Kementerian Investasi/BKPM, Alhamdulillah di triwulan pertama ini kita naik ke peringkat tiga nasional dengan realisasi Rp34,4 triliun,” katanya, Rabu 29 April 2026.
Meski begitu, ia belum bisa menyebutkan rincian komposisi realisasi investasi pada triwulan pertama ini. Adapun aealisasi investasi tersebut berasal dari dua sumber utama, yakni Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).
Menurutnya, saat ini Provinsi Banten tengah menjajaki kerjasama dengan investor asing khususnya di sektor hilirisasi industri. Hal ini menunjukkan adanya tren positif terhadap investasi di Banten.
“Saat ini yang sedang berproses itu kerja sama dengan China, Singapura, dan mitra Indonesia untuk hilirisasi alumina,” ujarnya.
Virgo mengaku, Pemprov Banten terus berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana guna memberikan keamanan dan kenyamanan investor. Namun ia juga akan tetap memperhatikan aspek utama tentang keberlanjutan lingkungan.
“Sarana dan prasarana terus kita tingkatkan untuk memberikan kenyamanan kepada para investor,” tuturnya. (*)









