Warga Kampung Baru Kompak Bersih Lingkungan, Antisipasi DBD dan Banjir

Warga kampung Baru, Desa Cirarab, Kecamatan Legok melakukan aksi bersih lingkungan antisipasi bahaya demam berdarah dan banjir. Randy/Bantenekspres.co.id

LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID — Warga Kampung Baru, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih secara swadaya. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran demam berdarah serta mencegah banjir saat musim hujan.

Aksi bersih lingkungan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda hingga orang tua. Mereka bersama-sama membersihkan saluran air, mengangkut sampah, serta memangkas rumput liar yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Bacaan Lainnya

Ketua RT 02, Ahmad Sobari, mengatakan bahwa kegiatan ini muncul dari kesadaran warga yang khawatir terhadap kondisi lingkungan, terutama saat intensitas hujan mulai meningkat.

“Kami melihat sendiri kondisi lingkungan, kalau dibiarkan kotor dan saluran air tersumbat, pasti akan berdampak saat hujan turun. Bisa banjir, dan juga rawan penyakit seperti demam berdarah,” ujar Ahmad Sobari kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 22 April 2026.

Ia menambahkan, aksi ini bukan hanya kegiatan sesaat, melainkan upaya berkelanjutan yang akan terus digalakkan.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama. Lingkungan bersih itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga,” katanya.

Menurutnya, kekompakan warga menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Alhamdulillah, warga di sini sangat kompak. Tanpa harus dipaksa, mereka datang dan ikut bergotong royong. Ini yang kami banggakan,” ucapnya.

Ahmad Sobari juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah.

“Kami tidak ingin ada warga yang sakit hanya karena lingkungan yang tidak terawat. Dengan membersihkan genangan air dan sampah, kita sudah melakukan pencegahan sejak dini,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air.

“Kalau saluran air bersih, air hujan bisa mengalir lancar. Jadi risiko banjir bisa diminimalisir. Ini yang terus kami sosialisasikan ke warga,” tutupnya. (*)

Pos terkait