SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang, berharap pemerintah desa bisa membentuk Perlindungan Masyarakat (Linmas), sekaligus menganggarkan pemberian insentifnya.
Hal itu dikarenakan keberadaan Linmas dinilainya sangat penting, dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di desa.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Serang Mujiyati Erianis mengatakan, sampai saat ini belum semua desa membentuk dan menganggarkan insentif untuk Linmas, sebagimana aturan yang berlaku bahwa pemerintah desa mempunyai mempunyai kewajiban untuk membentuk Linmas.
Dari 326 desa se Kabupaten Serang, hanya ada puluhan desa yang sudah membentuk Linmas dan selebihnya masih belum, padahal Linmas ini adalah satuan tugas yang berasal dari masyarakat dan dibentuk oleh pemerintah desa atau kelurahan.
“Harusnya kan 326 desa punya Linmas, tapi saat ini belum semua desa membentuk dan menganggarkan insentif buat Linmas desa. Kami Satpol PP tugasnya pembinaan dan pengawasan penyelanggaraan Linmas,” katanya, Senin 20 April 2026.
Mujiyati Erianis mengatakan, peran Linmas untuk bertugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial, terutama membantu aparat keamanan.
Sehingga apabila dirasa ada kegiatan yang dinilai mencurigakan, apalagi sudah masuk dalam ranah hukum pidana bisa langsung melaporkannya ke Satpol PP maupun ke aparat kepolisian.
“Kalau misalnya ada isu-isu yang kira-kira nanti mengganggu ketertiban umum bisa koordinasikan sama kita. Selain itu juga kalau misalnya ada kebencanaan seperti kebakaran, Linmas desa itu harus aktif dalam berkoordinasi dengan kami,” ujarnya.
Dikatakan Mujiyati Erianis, Satpol PP Kabupaten Serang seperti punya informan tingkat desa sebab segala sesuatunya langsung disampaikan, untuk cepat dilaksanakan penanganan secara langsung.
Dengan demikian seluruh permasalahan yang terjadi dapat dengan cepat tertangani, yang nanti ketertiban dan keamanan masyarakat kembali aman dan nyaman.
“Kita kayak punya informan tingkat desanya gitu, kalau ada informasi-informasi terkait di desa, cepat tersampaikan ke kami, supaya kita cepat bisa ikut terjun ke lapangan. Supaya kondusif dan aman tentunya, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” ucapnya. (*)
Reporter : Agung Gumelar











