LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Desa Babat, Kecamatan Legok, menggelar Rapat Pembinaan Kelompok Kerja (Pokja) yang berlangsung di Aula Kantor Desa Babat. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kinerja, koordinasi, serta peran aktif Pokja dalam mendukung berbagai program pembangunan desa.
Rapat pembinaan tersebut dihadiri oleh perangkat desa, para anggota Pokja, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan partisipatif, di mana para peserta tidak hanya menerima arahan, tetapi juga aktif memberikan masukan, saran, serta evaluasi terhadap kinerja Pokja selama ini.
Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah hal penting, mulai dari penguatan peran Pokja di masing-masing bidang, peningkatan sinergi antar kelompok kerja, hingga strategi dalam menjalankan program-program pembangunan desa secara lebih efektif dan tepat sasaran. Selain itu, pembinaan juga menekankan pentingnya tanggung jawab, kedisiplinan, serta komitmen anggota Pokja dalam menjalankan tugasnya.
Kepala Desa Babat, Sukron Ma’Mun, dalam arahannya menyampaikan bahwa keberadaan Pokja memiliki peran yang sangat vital sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan berbagai program desa. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan secara berkelanjutan agar kinerja Pokja dapat terus meningkat.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, kami berharap seluruh Pokja di Desa Babat dapat semakin solid, aktif, dan mampu bekerja secara optimal dalam mendukung setiap program pembangunan desa. Sinergi dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 20 April 2026.
Ia juga menegaskan, bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk Pokja.
“Pokja harus mampu menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, komunikasi yang efektif, serta semangat kebersamaan, saya yakin pembangunan di Desa Babat dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” paparnya.
Sukron berharap, Melalui kegiatan ini, seluruh Pokja dapat semakin memahami tugas dan fungsinya, serta mampu beradaptasi dengan dinamika pembangunan yang terus berkembang. Dengan demikian, setiap program yang direncanakan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
“Ke depan, pembinaan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk evaluasi dan penguatan kapasitas Pokja. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik serta mendorong terwujudnya Desa Babat yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











