BENDA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Prestasi membanggakan diraih SMPN 30 Tangerang setelah berhasil mencapai predikat Adiwiyata Mandiri pada 11 Desember 2025 silam, Adiwiyata Mandiri merupakan penghargaan tertinggi bagi sekolah yang dinilai konsisten menanamkan budaya peduli dan berbudaya lingkungan.
Pencapaian ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam membangun karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Elsita Lismawati, Guru IPA kelas 8 SMPN 30 Kota Tangerang, mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih Adiwiyata Mandiri merupakan hasil kerjasama seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua.
“Predikat Adiwiyata Mandiri ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi bagaimana kebiasaan peduli lingkungan benar-benar menjadi budaya di sekolah. Anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, mengelola sampah, hingga merawat tanaman di lingkungan sekolah,” ujar Elsita kepada bantenekspres.co.id pada Selasa 7 April 2026
Berbagai program lingkungan dijalankan secara konsisten, seperti bank sampah, pengelolaan kompos, penghijauan sekolah, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan dalam program khusus, tetapi juga terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Elsita menambahkan, pencapaian ini diharapkan mampu meningkatkan semangat siswa untuk terus menjaga lingkungan.
“Harapannya, prestasi ini membuat siswa semakin bangga dengan sekolahnya dan semakin semangat menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya.
Dengan diraihnya Adiwiyata Mandiri, SMPN 30 Kota Tangerang menegaskan komitmennya menjadi sekolah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus menumbuhkan budaya peduli bumi sejak dini. (*)










