TKA SMPN 1 Kota Tangerang Berjalan Mulus, Jadi Modal Penting Jalur Prestasi Siswa

SMP Negeri 1 Kota Tangerang, berlokasi di Jalan Daan Mogot No.51, Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Foto: Dhuyuf/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP se-Kota Tangerang yang digelar perdana tahun ini di SMPN 1 Kota Tangerang dilaporkan berjalan dengan lancar. Meski sempat diwarnai kendala teknis minor pada saat uji coba, pelaksanaan utama TKA dipastikan aman dan terkendali.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 1 Kota Tangerang, Yustika Pancawati, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah mengikuti seluruh prosedur dan panduan yang ditetapkan oleh pemerintah. Persiapan matang melalui agenda gladi bersih sebelumnya menjadi kunci suksesnya pelaksanaan tes berbasis komputer ini.

Bacaan Lainnya

“Kita melaksanakannya sesuai dengan prosedur dan panduan karena kita sebelumnya sudah gladi bersih. Alhamdulillah berjalan lancar, kalaupun ada kendala-kendala jaringan atau komputer error, itu hal wajar dan sudah bisa teratasi,” ujar Yustika saat diwawancarai oleh Bantenekspres.co.id pada Senin 6 April 2026.

Yustika menjelaskan bahwa kendala utama yang sempat muncul pada saat gladi bersih justru berasal dari pusat. Server yang sempat mengalami down karena diakses serentak oleh banyak pengguna menjadi catatan evaluasi penting. Namun, pada hari pelaksanaan utama, koordinasi antara Proktor di setiap lab komputer berhasil meminimalisir gangguan domestik seperti jaringan wifi yang melambat.

Lebih lanjut, Yustika menekankan bahwa TKA memiliki peran strategis bagi masa depan akademik siswa. Meski bukan penentu kelulusan, nilai TKA akan menjadi komponen pendamping nilai rapor yang sangat krusial bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang SMA/SMK melalui jalur prestasi akademik.

“Siswa cukup antusias karena mereka tahu TKA ini berperan penting untuk pendampingan nilai rata-rata rapor yang nanti akan digunakan masuk ke jenjang sekolah berikutnya lewat jalur prestasi akademik,” tambahnya.

Yustika berharap, hasil TKA ini tidak hanya membantu siswa secara individu, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memetakan kemampuan literasi dan numerasi siswa di level kota. Dengan hasil yang akurat, sekolah dapat memperbaiki aspek pembelajaran yang masih kurang dan mempertahankan prestasi yang sudah baik.

“Harapan saya anak-anak di SMPN 1 bisa mendapatkan hasil terbaik yang akan membantu mereka ke jenjang SMA, SMK, atau Madrasah Aliyah pilihan mereka,” tutup Yustika. (*)

Pos terkait