Sinergi Kiko dan SDN Tangerang 14, Tanamkan Karakter dan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Maila, Bidang Kurikulum SDN Tangerang, 14 memberikan penghargaan juara 1 kepada pemenang lomba menggambar dan mewarnai pada kegiatan Kiko Goes to School, Rabu15 April 2026. Foto: Dhuyuf/bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – SD Negeri Tangerang 14 berkolaborasi edukatif bersama tim Kiko dalam melibatkan kegiatan seluruh siswa. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan penyegaran bagi para murid melalui aktivitas yang menggabungkan unsur hiburan dan pesan moral bagi siswa.

Ea Julaeha, Guru SDN Tangerang 14, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara dan melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta didik. Menurutnya, anak-anak tampak sangat bergembira dan mendapatkan tambahan pengetahuan baru melalui metode yang sangat interaktif.

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan ini, salah satu agenda yang paling menarik perhatian adalah sesi para siswa dalam kegiatan mendongeng. Ea menilai, dongeng bukan sekadar cerita, melainkan media efektif untuk menanamkan karakter positif.

“Anak-anak sangat antusias sekali, menambah pengetahuan, terusnya bergembira sekali dengan adanya penampilan dongeng,” ujarnya saat diwawancarai oleh bantenekspres.co.id, Rabu 15 April 2026.

Selain mendengarkan cerita, para siswa juga diajak untuk mengasah kreativitas mereka melalui lomba menggambar yang kompetitif namun tetap menyenangkan. Melalui lomba ini, sekolah berharap bakat seni siswa dapat tersalurkan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka di hadapan teman-temannya.

Lebih dari itu, kemitraan antara sekolah dan Kiko juga membawa dampak praktis bagi fasilitas sekolah melalui pemberian bantuan alat kebersihan seperti tempat sampah, Ea menegaskan, bantuan ini sangat penting untuk mendukung program pembiasaan hidup bersih bagi seluruh warga sekolah.

Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan langkah nyata dalam mendidik siswa agar lebih disiplin. “Supaya anak-anak juga untuk membuang sampah pada tempatnya, sudah ada persiapan ada disiapkan alat kebersihannya, jadi pembiasaan anak-anak,” tambahnya.

Ea juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan pihak luar untuk memperluas wawasan siswa di luar kurikulum formal. Baginya, kebahagiaan anak-anak saat belajar adalah kunci utama keberhasilan pendidikan. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini dapat membuat anak-anak merasa sangat senang.

Ea mengungkapkan, dirinya merasa bangga dikarenakan bisa melihat sekolahnya terus berinovasi demi kemajuan karakter para siswa. Ia juga berpesan, agar sekolah selalu memprioritaskan pembentukan iman dan takwa (Imtak).

“Yang utama karakter, di mana pun berada itu yang utamakan karakter. Harusnya imtak dulu baru iptek,” tutupnya. (*)

Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait