SDN Cipondoh 5 Gelar Gladi Resik OSN, Antisipasi Kendala Teknis Jelang Pelaksanaan

Siswa-siswi SDN Cipondoh 5 saat melaksanakan kegiatan gladi resik OSN yang akan berlangsung pada 8 Juni mendatang. Dhuyuf/bantenekspres.co.id.

CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Cipondoh 5 menggelar kegiatan gladi resik sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko menjelang pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten/Kota yang akan berlangsung pada 8 Juni mendatang.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dan pihak sekolah untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan berjalan lancar tanpa hambatan. Melalui kegiatan ini, sekolah memberikan kesempatan kepada siswa dan operator untuk kembali mencoba seluruh perangkat, jaringan, serta mekanisme ujian yang akan digunakan saat pelaksanaan.

Bacaan Lainnya

Operator SDN Cipondoh 5, Syania, mengatakan gladi resik merupakan kesempatan berharga bagi peserta dan sekolah untuk memastikan semua kebutuhan teknis dapat berfungsi dengan baik sebelum hari pelaksanaan.

“Kami memberikan kesempatan kepada peserta dan sekolah untuk mencoba seluruh proses yang akan digunakan saat OSN. Silakan dimanfaatkan sebaik mungkin agar nanti pada pelaksanaan tanggal 8 Juni semua bisa berjalan lancar dan bebas kendala,” ujarnya, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, sekolah telah beberapa kali melakukan persiapan secara bertahap. Sebelum gladi resik, peserta juga telah mengikuti simulasi sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai mekanisme pelaksanaan lomba.

“Ini sudah dua kali kegiatan persiapan yang kami lakukan, yaitu simulasi dan gladi resik. Harapannya peserta semakin terbiasa dengan sistem yang digunakan dan lebih siap saat mengikuti OSN yang sesungguhnya,” katanya.

Selain kesiapan peserta, sekolah juga memastikan seluruh perangkat pendukung seperti komputer, jaringan internet, dan sistem aplikasi dapat berfungsi secara optimal. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh untuk meminimalkan kemungkinan gangguan teknis.

Dikatakan Syania, pelaksanaan OSN tahun ini juga akan melibatkan pengawas silang antar sekolah di wilayah Kecamatan Cipondoh. Sistem tersebut diterapkan untuk menjaga objektivitas serta menjamin integritas pelaksanaan kompetisi.

Ia juga menjelaskan, pengawas yang bertugas saat pelaksanaan bukan berasal dari sekolah peserta sendiri, melainkan dari sekolah lain yang berada dalam satu kecamatan.

“Nanti saat pelaksanaan akan ada pengawas secara silang antar sekolah di Kecamatan Cipondoh. Ini menjadi bagian dari mekanisme pengawasan agar pelaksanaan OSN berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, sekolah penyelenggara juga diwajibkan melakukan siaran langsung melalui platform YouTube selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemantauan oleh tim pengawas dari tingkat pusat.

“Pada hari pelaksanaan nanti sekolah akan melakukan live streaming YouTube sebagai bagian dari pemantauan dan pengawasan dari pusat. Karena itu kami berusaha memastikan seluruh persiapan, baik teknis maupun nonteknis, benar-benar siap,” tuturnya.

Dengan berbagai tahapan persiapan yang telah dilakukan, SDN Cipondoh 5 berharap pelaksanaan OSN pada 8 Juni mendatang dapat berlangsung tertib dan lancar. Sekolah juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan gladi resik secara maksimal agar dapat mengikuti kompetisi dengan percaya diri dan fokus meraih prestasi terbaik. (*)

Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait