SDN Kereo 7 Gelar Tasyakuran Bernuansa Adat Sunda, Lestarikan Budaya Sejak Dini

Kepala Sekolah SDN Kereo 7, Nursiah memberikan penyematan kepada siswa saat prosesi wisuda, Minggu (31/5). Dhuyuf/Bantenekspres.co.id.
Kepala Sekolah SDN Kereo 7, Nursiah memberikan penyematan kepada siswa saat prosesi wisuda, Minggu (31/5). Dhuyuf/Bantenekspres.co.id.

LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Suasana penuh kebersamaan dan kental dengan nuansa budaya lokal mewarnai kegiatan tasyakuran dan lepas pisah siswa kelas VI SDN Kereo 7, Minggu 31 Mei 2026. Dalam kegiatan ini diikuti oleh 44 siswa kelas VI dengan mengusung konsep adat Sunda sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur atas berbagai pencapaian sekolah.

Sejak pagi hari, para siswa, guru, dan orang tua hadir mengenakan pakaian adat Sunda. Beragam penampilan seni tradisional seperti tari daerah dan musik khas Sunda turut memeriahkan acara yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan.

Bacaan Lainnya

Kepala Sekolah SDN Kereo 7, Nursiah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara tasyakuran dan lepas pisah menjadi momen penting bagi seluruh keluarga besar sekolah.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur. Kegiatan tasyakuran dan lepas pisah ini menjadi momen yang sangat berharga bagi keluarga besar SDN Kereo 7,” ujarnya, Minggu 31 Mei 2026.

Ia mengatakan, konsep adat Sunda yang diangkat dalam kegiatan tersebut merupakan upaya sekolah untuk mengenalkan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada para peserta didik sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nursiah juga menyampaikan bahwa acara lepas pisah merupakan bentuk rasa syukur atas selesainya proses pembelajaran siswa kelas VI yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun di SDN Kereo 7.

“Acara ini menjadi momen rasa syukur kita karena anak-anak kelas VI telah menyelesaikan pembelajaran di sekolah ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tuturnya.

Selain itu, Nursiah juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam mendukung proses belajar mengajar selama ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran SDN Kereo 7, mulai dari operator sekolah, para guru khususnya guru kelas VI, yang telah mendidik dan membimbing anak-anak selama mereka belajar di sekolah ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua dan koordinator kelas (korlas) yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung berbagai program sekolah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para korlas dan orang tua siswa yang selalu memberikan dukungan. Tanpa bantuan dan kerja sama yang baik dari semua pihak, kegiatan seperti ini tidak akan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Menutup sambutannya, Nursiah berharap para lulusan SDN Kereo 7 dapat terus bersemangat meraih cita-cita, menjaga akhlak, serta membawa nama baik sekolah di masa depan. (*)

Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait