CURUG,BANTENEKSPRES.CO.ID – UPTD Puskesmas Curug bersama UPTD Puskesmas Binong menggelar kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Tribulanan Lintas Sektor Triwulan II yang berlangsung di Aula Kecamatan Curug. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi, evaluasi, serta sinergi antara sektor kesehatan dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Curug.
Lokakarya Mini Tribulanan ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa dan kelurahan, kader kesehatan, serta berbagai instansi terkait yang memiliki peran dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta bersama-sama membahas capaian program kesehatan, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut yang dapat dilakukan secara kolaboratif.
Kepala UPTD Puskesmas Curug, dr. Siti Salamah, mengatakan bahwa kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan merupakan agenda penting yang bertujuan untuk menyelaraskan program dan kebijakan kesehatan dengan dukungan lintas sektor.
“Pembangunan kesehatan tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, hingga masyarakat. Melalui forum ini, kami dapat mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun strategi bersama agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar dr. Siti Salamah kepada Bantenekspres.co.id, Senin 1 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keberhasilan program kesehatan sangat dipengaruhi oleh sinergi dan komitmen bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan yang ada di masyarakat.
“Lokakarya Mini ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi secara bersama-sama,” katanya.
Menurutnya, berbagai program prioritas kesehatan seperti pencegahan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, hingga peningkatan kesehatan ibu dan anak memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap seluruh pihak dapat terus mendukung program-program kesehatan yang telah direncanakan. Ketika semua unsur bergerak bersama, maka target pembangunan kesehatan akan lebih mudah tercapai dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut Siti menegaskan, bahwa evaluasi yang dilakukan dalam forum tersebut menjadi bahan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Curug.
“Hasil evaluasi yang diperoleh hari ini akan menjadi dasar dalam menyusun langkah perbaikan ke depan. Kami ingin memastikan bahwa setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Melalui pelaksanaan Lokakarya Mini Tribulanan Lintas Sektor Triwulan II ini, diharapkan kolaborasi antara sektor kesehatan dan berbagai pihak terkait semakin kuat sehingga mampu menciptakan masyarakat Kecamatan Curug yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan kontribusi positif dalam kegiatan ini. Dukungan lintas sektor sangat berarti bagi kami dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan










