D’Solusi, Inovasi Pelayanan Digital Desa Ciakar Permudah Warga Urus Administrasi dari Rumah

Kepala Desa Ciakar Muhammad Nur Jayludin.

PANONGAN, BANTENRKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang memudahkan masyarakat. Salah satu terobosan yang kini menjadi andalan adalah program D’Solusi, sebuah layanan digital yang memungkinkan warga mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus datang dan mengantre di kantor desa.

 

Bacaan Lainnya

Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengajukan berbagai layanan administrasi kependudukan maupun surat-menyurat hanya dengan menggunakan smartphone dari rumah. Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien di era digital.

 

Kepala Desa Ciakar Muhammad Nur Jayludin mengatakan, bahwa D’Solusi merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

 

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang benar-benar memudahkan warga. Dengan adanya D’Solusi, masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk datang ke kantor desa hanya untuk mengurus administrasi. Cukup menggunakan smartphone dari rumah, semua kebutuhan pelayanan dapat diakses dengan mudah,” ujar Muhammad Nur Jayludin kepada Bantenekspres.co.id, Senin 1 Juni 2026.

 

Menurutnya, sistem pelayanan yang diterapkan melalui D’Solusi juga sangat cepat. Warga hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk melakukan pengajuan layanan yang dibutuhkan.

 

“Kecepatan pelayanan menjadi salah satu fokus kami. Proses pengajuan melalui D’Solusi dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar satu menit. Setelah itu, masyarakat tinggal menunggu proses verifikasi dan hanya datang ke kantor desa apabila diperlukan untuk mengambil berkas fisik,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, inovasi tersebut sengaja dirancang untuk mengurangi antrean di kantor desa sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan publik.

 

“Selama ini masih banyak masyarakat yang harus bolak-balik ke kantor desa karena keterbatasan waktu atau kesibukan bekerja. Melalui D’Solusi, kami ingin memangkas proses yang panjang agar pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” katanya.

 

Jayludin menegaskan, bahwa pemerintah desa akan terus melakukan pengembangan terhadap sistem pelayanan digital agar semakin mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kami ingin pelayanan desa mengikuti perkembangan zaman. Digitalisasi pelayanan bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan solusi yang cepat dan tepat bagi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

 

Ia berharap keberadaan D’Solusi dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang modern dan transparan.

 

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Semakin banyak warga yang menggunakan D’Solusi, maka pelayanan akan semakin efektif dan masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk mengantre atau bolak-balik ke kantor desa,” pungkasnya.

 

Jayludin memaparkan, melalui inovasi D’Solusi, Pemerintah Desa Ciakar menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif.

 

“Kehadiran layanan digital tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara praktis tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait