BANTENEKSPRES.CO.ID – Bulan Ramadan menjadi bulan yang selalu identik dengan tradisi berbuka puasa diawali dengan air putih dan kurma. Kebiasaan ini tak hanya berasal dari ajaran Islam, tetapi juga didukung oleh berbagai para temuan ilmiah yang menegaskan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.
Berbuka puasa adalah momen yang dinanti oleh semua kalangan setelah seharian penuh berpuasa. Dalam berpuasa tradisi berbuka kerap diawali dengan air putih dan kurma.
Hal ini menjadi sebuah kebiasaan sederhana yang ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan.
Secara medis, setelah berjam-jam tubuh tidak menerima asupan cairan, kondisi dehidrasi ringan pada tubuh kerap terjadi.
Dengan mengawali berbuka dengan air putih dapat membantu mengembalikan keseimbangan cairan tubuh secara cepat dan aman.
Air putih bekerja menstabilkan suhu tubuh, melancarkan sirkulasi darah, serta mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan berikutnya. Oleh karena itu, minumlah air putih secara perlahan saat berbuka juga dapat mencegah gangguan lambung akibat konsumsi makanan berat secara tiba-tiba.
Tak hanya air putih, kurma juga dikenal sebagai sumber energi alami yang kaya akan nutrisi. Buah kurma ini mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa, sehingga mudah diserap oleh tubuh.
Kandungan ini dapat mengembalikan kadar gula darah yang menurun selama berpuasa, sehingga tubuh kembali bertenaga dalam waktu singkat.
Kurma juga mengandung serat, kalium, magnesium dan antioksidan yang akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung serta melancarkan sistem pada pencernaan.
Dengan mengkombinasikan antara air putih dan kurma ini dinilai ideal, dikarenakan ringan bagi lambung. Setelah seharian kondisi lambung kosong, sistem pencernaan sangat membutuhkan asupan yang tidak memberatkan.
Mengonsumsi makanan berlemak atau terlalu manis secara berlebihan saat berbuka justru berisiko memicu lonjakan gula darah dan rasa tidak nyaman pada perut.
Dengan memulai dari air putih dan kurma, tubuh diberi waktu untuk beradaptasi sebelum menerima makanan utama.
Kebiasaan ini bukan sekadar tradisi yang menjadi turun-temurun, melainkan juga sejalan dengan anjuran kesehatan modern. Karena terdapat tenaga medis yang menyarankan pola berbuka yang bertahap agar metabolisme tubuh dapat kembali bekerja secara sempurna.
Di tengah hiruk-pikuk sajian berbuka yang menggoda selera, air putih dan kurma mengingatkan bahwa yang paling dibutuhkan tubuh setelah berpuasa adalah keseimbangan dan kesederhanaan.
Marilah bersama-sama menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa, karena sebuah langkah kecil itulah yang memberikan dampak besar bagi kesehatan.(*)











