PANONGAN,BANTENRKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Ranca kalapa, Kecamatan Panongan, terus menggencarkan ajakan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, hijau, dan asri. Melalui berbagai imbauan dan edukasi kepada warga, pemerintah desa berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang sehat dan nyaman untuk masyarakat. Selain menjaga kebersihan, warga juga diajak untuk terus melakukan penghijauan dengan merawat pohon serta tanaman yang ada di lingkungan masing-masing.
Pj Kepala Desa Ranca Kalapa Herman mengatakan, lingkungan yang bersih dan hijau memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, menjaga lingkungan harus menjadi budaya bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami terus mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan sekitar. Menjaga kebersihan dan merawat tanaman bukan hanya untuk keindahan, tetapi juga demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujar Herman kepada Bantenekspres.co.id, Senin 25 Mei 2026.
Menurutnya, pohon memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Selain menghasilkan oksigen, pohon juga mampu menciptakan udara yang sejuk dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan.
“Pohon merupakan sumber kehidupan. Keberadaan pohon sangat penting karena memberikan udara bersih, mengurangi panas, dan membuat lingkungan menjadi lebih asri. Maka pohon dan tanaman harus dirawat dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, penghijauan lingkungan perlu terus dilakukan agar wilayah desa tetap terlihat indah sekaligus menjadi kawasan yang nyaman untuk ditempati masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya menanam, tetapi juga merawat tanaman yang sudah ada. Jangan sampai pohon dibiarkan rusak atau mati karena kurang perhatian,” ungkap Herman.
Selain soal penghijauan, Pemdes Ranca kalapa juga terus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Menurut Herman, sampah yang dibuang sembarangan dapat memicu berbagai persoalan lingkungan hingga menyebabkan bencana.
“Sampah menjadi salah satu persoalan yang harus diperhatikan bersama. Kalau tidak dikelola dengan baik, bisa menyebabkan pencemaran lingkungan, saluran air tersumbat, bahkan banjir saat musim hujan,” jelasnya.
Karena itu, pihak desa terus mengedukasi masyarakat agar mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah rumah tangga.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai atau saluran air. Kesadaran kecil seperti ini sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih,” katanya.
Herman juga menilai bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar rumah masing-masing. Dengan begitu, budaya hidup bersih dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Kalau setiap rumah peduli terhadap kebersihan lingkungannya, maka desa kita akan menjadi lebih sehat dan nyaman. Semua harus dimulai dari diri sendiri,” tutupnya. (*)











