Selama Ramadan, Pemkot Tangsel Prediksi Timbulan Sampah Meningkat

Petugas kebersihan menyapu halaman di kawasan Balai Kota Tangsel. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Selama bulan Ramadan, konsumsi masyarakat cenderung meningkat, termasuk di Kota Tangsel. Kondisi tersebut diprediksi akan berdampak pada meningkatnya jumlah sampah yang dihasilkan.

 

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kota Tangsel memprediksi akan terjadi peningkatan timbulan sampah yang cukup signifikan selama Ramadan 1447 Hijriah.

 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, meskipun saat ini persoalan sampah relatif sudah tertangani dengan baik, namun peningkatan volume sampah dipastikan tetap terjadi.

 

“Alhamdulillah sampah ini sekarang sudah relatif tertangani dengan baik, pasti timbulan sampah akan naik selama Ramadan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 18 Februari 2026.

 

Pria yang akrab disapa Pak Ben ini menambahkan, timbulan sampah harian yang dihasilkan masyarakat Kota Tangsel saat ini mencapai sekitar 1.061 ton per hari.

 

“Maka selama Ramadan diperkirakan bisa meningkat menjadi sekitar 1.150 ton produksi sampah yang dihasilkan masyarakat dari seluruh wilayah Kota Tangsel,” tambahnya.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pak Ben menyebut Pemkot Tangsel terus menggulirkan program lubang biopori sebagai salah satu upaya pengurangan sampah organik dari sumbernya.

 

“Tapi saya sudah mengawali dengan lubang biopori kemarin. Mudah-mudahan ini bisa. Sekarang ini lubang biopori jumlahnya masih belum seperti yang kita harapkan, masih 20 persen sampai 30 persen, masih akan terus kita gulirkan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Tri Budi

Pos terkait