Pengurus PMI Mekar Baru Dilantik, Firmansyah Tegaskan Komitmen Aksi Kemanusiaan Cepat Tanggap

Pengurus PMI Mekar Baru Dilantik, Firmansyah Tegaskan Komitmen Aksi Kemanusiaan Cepat Tanggap
Firmansyah tegaskan PMI Mekar Baru siap bergerak cepat untuk masyarakat usai dilantik Bupati Tangerang di GSG Tigaraksa. Foto: PMI Kecamatan Mekar Baru for bantenekspres.co.id

MEKARBARU,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Mekar Baru Firmansyah resmi menyatakan komitmennya untuk memperkuat misi kemanusiaan di wilayahnya.

Hal ini disampaikan usai dirinya dilantik bersama ratusan pengurus PMI tingkat kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memimpin langsung prosesi pelantikan 464 pengurus dari 29 kecamatan di Aula GSG Tigaraksa, Kamis, 12 Februari 2026, lalu.

Dalam prosesi tersebut, Firmansyah secara simbolis menerima Bendera PMI sebagai tanda dimulainya masa bakti kepengurusan yang baru dari Soma Atmaja.

Ia menegaskan bahwa amanah ini akan dijalankan dengan prinsip transparansi dan profesionalisme tinggi.

“PMI harus hadir untuk masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berkomitmen membaktikan diri dan siap bergerak cepat saat dibutuhkan,” ujar Firmansyah dalam keterangannya, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menambahkan, nilai-nilai dasar PMI akan menjadi kompas bagi seluruh pengurus di Mekar Baru dalam melayani warga, baik dalam situasi darurat bencana maupun program sosial lainnya.

Momen pelantikan ini juga diwarnai dengan aksi nyata kemanusiaan.

PMI Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan donasi besar bagi korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Bantuan yang disalurkan melalui PMI Pusat tersebut difokuskan pada perlengkapan ibadah dan kebutuhan sandang, yang terdiri dari:

● 3.000 pcs Sarung

● 3.000 pcs Mukena

● 3.000 pcs Baju Koko

● 3.000 pcs Sajadah

● 2.000 Mushaf Alquran

Langkah ini mempertegas peran PMI Kabupaten Tangerang, termasuk ranting-ranting kecamatan yang baru dilantik, sebagai lembaga yang tidak hanya aktif di tingkat lokal, tetapi juga tanggap terhadap krisis Nasional. (*)

Pos terkait