Anak Jalanan Masih Marak Ditemukan, Ini Upaya Dinsos Kota Serang

Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) masih ditemui di sejumlah lampu merah dan ruang publik di Kota Serang. Untuk menekan jumlahnya, Dinas Sosial Kota Serang melakukan pembinaan rutin melalui penjangkauan dan pendataan.

Kepala Dinsos Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi, mengatakan penjangkauan dilakukan setiap pekan bersama Satpol PP. Petugas mendata dan memberikan pembinaan kepada anjal dan gepeng yang terjaring.

Bacaan Lainnya

“Jumlahnya berubah-ubah karena mereka berpindah-pindah. Sebagian juga berasal dari luar daerah,” ujar Ibra kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Jumat 13 Februari 2026.

Mereka yang terjaring dibawa ke kantor Dinsos untuk pendataan dan arahan. Bagi yang memiliki keterampilan, Dinsos mengikutsertakan dalam pelatihan, termasuk program tingkat provinsi.

Untuk anak usia sekolah, Dinsos mendorong kembali ke pendidikan formal atau mengikuti program kejar paket. “Kami arahkan agar anak-anak kembali sekolah. Hidup di jalan bukan solusi,” kata Ibra.

Pemkot Serang juga menyediakan rumah singgah dengan masa tinggal sementara tiga hingga tujuh hari. Jika membutuhkan rehabilitasi lanjutan, mereka dirujuk ke fasilitas milik pemerintah pusat atau provinsi.

Menurut Ibra, faktor ekonomi menjadi penyebab utama mereka kembali ke jalan. Karena itu, selain penertiban, Pemkot menekankan pembinaan dan pemberdayaan.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak memberi uang di jalan. “Jika masih ada yang memberi, mereka akan terus kembali,” tegasnya. (ald)

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait