Pedagang Hewan Kurban di Kota Serang Keluhkan Penjualan Menurun

Dadang pemilik lapak hewan kurban di kawasan Cipocok Jaya, Kota Serang

 

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha, sejumlah pedagang hewan kurban di Kota Serang mengeluhkan penjualan yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan Dadang, pemilik lapak hewan kurban di kawasan Cipocok Jaya.

Bacaan Lainnya

Dadang mengatakan, penjualan hewan kurban tahun ini diperkirakan turun sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hingga saat ini, jumlah hewan yang sudah terjual maupun dipesan baru mencapai sekitar 60 sampai 70 ekor. “Biasanya di waktu seperti sekarang penjualan sudah lebih dari 100 ekor. Tahun ini memang agak menurun,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.

Di lapaknya, tersedia sekitar 200 ekor domba dan 30 ekor sapi. Untuk harga domba dijual mulai Rp2 juta hingga Rp8 juta per ekor, sedangkan sapi dibanderol mulai Rp20 juta sampai Rp50 juta tergantung ukuran dan jenisnya.

Menurut Dadang, kenaikan harga berbagai kebutuhan operasional menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga jual hewan kurban. Ia menyebut harga hewan kurban tahun ini naik sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Banyak faktor yang memengaruhi. Harga pakan naik, harga plastik naik, semuanya ikut naik sehingga harga hewan kurban juga terdampak,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat menurun sehingga berdampak pada penjualan hewan kurban. Meski demikian, Dadang masih berharap permintaan akan meningkat mendekati Hari Raya Iduladha, karena biasanya pembeli mulai ramai pada pekan terakhir sebelum hari raya. (*)

 

Pos terkait