RAJEG,BANTENEKSPREESCO.ID – Puskesmas Rajeg sukses menyelenggarakan kegiatan krusial Saka Bakti Husada pada Sabtu, 23 Mei 2026, lalu.
Bertempat di area Puskesmas Rajeg, acara ini dihadiri oleh sejumlah anggota Pramuka Penegak dari berbagai sekolah di wilayah setempat.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk meningkatkan pengetahuan serta kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Acara dibuka langsung dengan sambutan hangat dari Kepala Puskesmas Rajeg drg. Tohiroh. Dalam arahannya, ia menekankan betapa krusialnya peran generasi muda dalam menjaga kesehatan, khususnya untuk menjadi pelopor perilaku hidup bersih di tengah masyarakat.
“Generasi muda memiliki peran besar sebagai agen perubahan. Kami sangat mengapresiasi semangat tinggi para anggota Pramuka Penegak yang aktif mengambil bagian dalam kegiatan Saka Bakti Husada ini,” ujar drg. Tohiroh.
Tidak hanya sekadar mendengarkan teori, para peserta dibekali dengan berbagai materi esensial yang aplikatif. Fokus utama penyuluhan kali ini, meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Untuk memastikan pemahaman yang mendalam, para anggota Pramuka Penegak juga diajak melakukan praktik langsung di lapangan. Kombinasi antara teori dan simulasi ini membuat suasana kegiatan menjadi interaktif.
Seluruh peserta yang hadir tampak sangat antusias dan tertib mengikuti setiap rangkaian acara dari awal hingga akhir. Semangat kepanduan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Melalui program Saka Bakti Husada ini, Puskesmas Rajeg berharap para anggota Pramuka Penegak tidak hanya menerapkan ilmu yang didapat untuk diri sendiri, melainkan juga mampu menjadi contoh positif (role model) serta agen edukasi dalam menjaga kesehatan lingkungan di masyarakat luas. (*)











