SMPN 4 Sepatan Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Iman dan Sambut Ramadhan dengan Doa Bersama

Siswa SMPN 4 Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang menggelar peringatan isra mi'raj di halaman sekolah. Randy/Bantenekspres.co.id

SEPATAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 4 Sepatan, Kecamatan Sepatan, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat di halaman sekolah, Jumat pagi. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan para guru dengan penuh antusias. Mengusung tema “Menguatkan Iman, Meningkatkan Taqwa, Mengikuti Jejak Rasulullah SAW”, peringatan ini menjadi momentum penting dalam membangun karakter religius di lingkungan sekolah.

Sejak pagi hari, para siswa telah memadati halaman sekolah dengan mengenakan busana muslim dan muslimah yang rapi. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah yang mengulas makna perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai landasan perintah salat lima waktu bagi umat Islam.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 4 Sepatan Sugeng Atmoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pembinaan akhlak dan spiritual siswa.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami ingin menanamkan kepada seluruh siswa pentingnya menguatkan iman dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang ketaatan, kesabaran, dan keyakinan yang kuat. Nilai-nilai inilah yang harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Sugeng Atmoko kepada Bantenekspres.co.id, Jumat 13 Febuari 2026.

Ia menegaskan, bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat. Menurutnya, keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan keimanan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia.

“Kami berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran siswa bahwa salat bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan. Dengan salat yang baik dan benar, insya Allah akan terbentuk pribadi yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Inilah bagian dari pendidikan karakter yang terus kami dorong di SMPN 4 Sepatan,” paparnya.

Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Suasana haru dan khusyuk terasa ketika seluruh siswa dan guru menengadahkan tangan, memohon keberkahan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah puasa.

“Kami ingin seluruh keluarga besar SMPN 4 Sepatan menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kesiapan. Doa bersama ini menjadi pengingat bahwa bulan suci adalah momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mempererat kebersamaan. Semoga siswa-siswi kami dapat menjalankan puasa dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang latihan pengendalian diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak amal kebaikan.

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan emosi, menjaga lisan, dan memperbanyak amal saleh. Kami berharap setelah Ramadhan nanti, karakter siswa semakin matang, lebih disiplin, dan lebih peduli terhadap sesama,” tutupnya. (*)

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait