Dewan Yakub Soroti Polusi Udara dan Keluhan Jamkes

Anggota Dewan DPRD Kabupaten Tangerang, Yakub, foto bersama warga Graha Lestari pada saat reses, Kamis 12 Februari 2026.FOTO DANI BANTEN EKSPRES

PANONGAN, BANTEN EKSPRES.CO.ID – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi NasDem, Yakub, menyoroti keluhan warga soal polusi udara dari salah satu industri di Kecamatan Panongan.

Keluhan tersebut muncul pada saat kegiatan reses yang berlangsung di Perumahan Graha Lestari, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kamis, 12 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, isu pencemaran udara dan jaminan kesehatan BPJS menjadi poin utama yang ditegaskan warga.

Masyarakat Graha Lestari mengeluhkan polusi udara berbau bensin yang diduga kuat bersumber dari salah satu aktivitas industri di Kawasan Industri Milenium. Polusi ini dinilai mulai mengganggu kenyamanan dan kesehatan pernapasan warga di wilayah penyangga kawasan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Yakub menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk melakukan pengecekan baku mutu udara di lokasi yang terdampak.

“Masalah polusi udara tidak bisa dibiarkan. Jika benar ada perusahaan di Kawasan Milenium yang melanggar aturan pembuangan limbah udara, maka harus ada tindakan tegas sesuai regulasi,” ujar Yakub di hadapan warga Graha Lestari.

Selain masalah lingkungan, warga juga menyampaikan kendala lain kepada Yakub. Salah satu warga menyampaikan aspirasi dan keluhannya terkait layanan BPJS Kesehatan, keluhan mengenai sulitnya aktivasi kepesertaan dan akses layanan di faskes tingkat lanjut.

Dan soal pembangunan fasilitas umum (Fasum). Permintaan percepatan perbaikan jalan lingkungan dan drainase untuk mengantisipasi banjir.

Yakub menegaskan bahwa seluruh usulan yang masuk dalam reses ini akan diformulasikan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna.

Ia berkomitmen memastikan pemerintah daerah hadir dalam menyelesaikan masalah infrastruktur dan layanan sosial di daerah Mekar Bakti.

“Semua aspirasi, mulai dari perbaikan fasum hingga carut-marut BPJS, sudah kami catat secara detail. Sebagai wakil rakyat di Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, saya memiliki kewajiban moral untuk mengawal ini hingga terealisasi oleh OPD terkait,” pungkasnya (*)

Reporter: Dani

Pos terkait