Telkomsel Jamin Sinyal Tetap Gaspol di Jalur KRL Jabodetabek dan KAJJ

ilustrasi kecepatan internet Telkomsel
ilustrasi kecepatan internet Telkomsel

JAKARTA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Bagi kaum komuter yang menghabiskan waktu berjam-jam di kereta, kehilangan sinyal internet adalah “mimpi buruk” kecil yang mengganggu produktivitas. Memahami kebutuhan tersebut, Telkomsel bergerak taktis mengoptimalkan jaringan di sepanjang jalur KRL Commuter Line Jabodetabek dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dengan total pengujian mencapai 140 kilometer.

Vice President Area Network Operations Jabotabek Jabar Telkomsel, Iswandi, mengatakan lngkah ini diambil untuk memastikan jutaan pelanggan tetap bisa terhubung secara andal, nyaman, dan produktif, bahkan di tengah kepadatan jam sibuk.

Bacaan Lainnya

“Pengujian jaringan ini adalah bagian dari komitmen strategis kami dalam menjaga keandalan konektivitas di wilayah Jabotabek dan sekitarnya, terutama pada koridor transportasi dengan mobilitas tinggi,” katanya dalam keterangan, Selasa 26 Mei 2026.

Sebagai salah satu koridor paling padat dengan mobilitas tinggi, jalur KRL Green Line (Rawa Buntu–Rangkasbitung) sepanjang 35–40 kilometer menjadi fokus perhatian Telkomsel Network Area Jabotabek Jabar.

Melalui metode drive test langsung di lapangan, tim Telkomsel merekam adanya lonjakan trafik data yang luar biasa pada jam berangkat kerja, khususnya pukul 07.00–09.00 WIB.

“Hasilnya pun memuaskan: tingkat keandalan sinyal di jalur ini sukses menembus angka di atas 96 persen,” ujar Iswandi.

Tak berhenti di jalur barat, Telkomsel juga menyisir jalur selatan yang tak kalah sibuk, yakni KRL lintas Cawang–Bogor (40–45 kilometer) dan KAJJ Bogor–Sukabumi (50–55 kilometer). Dua jalur ini dikenal memiliki tantangan geografis tersendiri sekaligus volume penumpang yang masif pada pagi dan sore hari.

KRL Cawang–Bogor, pada puncak kepadatan pagi (06.00–08.00 WIB) dan sore (17.00–19.00 WIB), performa jaringan Telkomsel tercatat sangat solid dengan capaian Good Coverage di atas 96 persen.

KAJJ Bogor–Sukabumi, untuk jalur kereta jarak menengah yang membelah wilayah perbukitan ini, Telkomsel sukses mengamankan Good Coverage di atas 91 persen. Angka ini menjamin pelanggan tetap bisa streaming, bekerja, atau berkomunikasi tanpa interupsi berarti lintas wilayah.

“Melalui pendekatan berbasis data dan pengujian langsung di lapangan, kami memastikan kapasitas dan kualitas jaringan tetap optimal agar pelanggan dapat menikmati konektivitas yang konsisten, aman, dan nyaman sepanjang perjalanan mereka,” tuturnya.

Melalui rangkaian optimalisasi masif ini, Telkomsel membuktikan komitmennya untuk melayani sepenuh hati—mengubah waktu produktif yang hilang di perjalanan menjadi pengalaman digital yang mulus dan tanpa hambatan. (*)

Reporter: Syirojul Umam

Pos terkait