SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka peresmian layanan poliklinik holistik dan gedung rawat inap baru Rumah Sakit (RS) Hermina, Pemkot Tangsel berikan apresiasi karena telah meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat Indonesia khususnya Kota Tangerang Selatan.
Acara ini berlangsung di Lobby Gedung 1 RS Hermina Jalan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis 12 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanggerang Selatan Benyamin Davnie, mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direktur RS Hermina yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di Tangerang Selatan.
“Saya mendapatkan masukan bahwa BPJS disini pelayanannya paling baik, dari RS Hermina ini semua pasien BPJS tidak ada kendala dan mudah mudahan rumah sakit yang lain juga tidak ada kendala
Banyak masyarakat yang memberikan apresiasi kepada saya,” ucap Davnie dalam sambutannya.
Ia juga mengatakan bahwa pelayanan pengobatan yang hari ini dilakukan di Rumah Sakit Hermina terdapat pengobatan yang melalui obat herbal dan ini menjadi satu-satunya yang terdapat di Provinsi Banten.
“Pelayanan baru integratif hari ini merupakan inovatif dan progresif, ini satu-satunya di Provinsi Banten, pengobatan, kedokteran alternatif kesehatan holistik, pokonya tidak minum obat kimia yaitu dengan obat herbal,” ujar Davnie.
Davnie juga mengatakan pengobatan herbal ini, masih menjadi sebuah kebiasaan dan kepercayaan masyarakat khususnya Kota Tanggerang Selatan.
“Ini sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia, khususnya Tangerang Selatan yang masih memberikan kepercayaan terhadap pengobatan-pengobatan herbal itu,” tuturnya.
Menurt Davnie, pengobatan ini menjadi sebuah pilihan bagi masyarakat ke depan apakah masyarakat ingin berobat secara konvensional, tradisional ataupun modern. Kemudian ini juga sesuai dengan apa yang diinginkan oleh bapak presiden ke depan.
“Ini satu-satunya rumah sakit yang memberikan pelayanan pengobatan holistik ini, tentu akan menjadi lokomotif ke depan sehingga masyarakat punya pilihan mau berobat dengan konvensional, tradisional maupun modern dan ini sesuai dengan perintah bapak presiden, bahwa sebanyak mungkin masyarakat Indonesia berobat di dalam negeri sendiri,” tutupnya (*).











