Perbaikan Jalan di Kota Tangerang Terus Berlanjut

Jalan Benteng Betawi Kota Tangerang sudah dalam kondisi mulus setelah diperbaiki secara permanen.

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Perbaikan jalan rusak di Kota Tangerang terus berlanjut. Jalan Benteng Betawi yang sebelumnya dilaporkan banyak berlubang akibat tergerus genangan airi hujan mulai diperbaiki. Sementara ini perbaikan dilakukan dengan pengerasan permanen menggunakan aspal sepanjang 1 kilometer.

Perbaikan Jalan Benteng Betawi dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR, karena jalan itu berstatus jalan nasional. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menjelaskan, perbaikan jalan Benteng Betawai secara permanen dilakukan oleh BPJN.

Bacaan Lainnya

Perbaikan dilakukan secara bertahap. “Penanganan dilakukan dengan metode tambal cepat dan pelapisan ulang pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah,” kata Taufik. Perbaikan dilakukan bertahap agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur Stasiun Tanah Tinggi hingga Poris. “Pada tahap awal perbaikan sudah diaspal permanen. Nanti akan berlanjut,” paparnya.

“Pemkot Tangerang juga terus melakukan penambalan jalan berlubang dan perbaikan kerusakan jalan permanen di jalan milik Pemkot Tangerang yang rusak akibat digerus air hujan beberapa waktu lalu,” katanya.

Sebulan terakhir Dinas PUPR Kota Tangerang telah melakukan perbaikan di 72 ruas jalan. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menuturkan telah menggencarkan penanganan jalan berlubang dengan menggunakan material aspal instan (coldmix) dan paving block yang diproyeksikan sebagai penanganan darurat dan sementara.

Sebulan terakhir, Pemkot Tangerang berhasil melakukan penanganan di 72 ruas jalan yang mengalami kerusakan yang tersebar di semua kecamatan di Kota Tangerang.

“Kami langsung bergerak cepat merespon keluhan masyarakat dengan melakukan penanganan jalan rusak dan berlubang di sejumlah wilayah. Sementara ini, kami melakukan penanganan yang bersifat sementara menggunakan material yang sesuai dengan kondisi cuaca ekstrim yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir ini,” ujar Iwan.

Proses perbaikan, kata Iwan disesuaikan dengan kondisi cuaca dengan memantau prediksi cuaca dari BMKG. “Kalau terjadi hujan perbaikan harus menunggu hujan reda, karena kualitas aspal tidak maksimal jika terkena air hujan,” jelasnya.

Iwan memaparkan  ada puluhan ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang yang sudah maupun sedang proses ditangani petugas di lapangan seperti di Kecamatan Tangerang ada 10 ruas jalan, Kecamatan Cipondoh ada 6 ruas jalan, Kecamatan Karawaci ada 13 ruas jalan.

Di Kecamatan Benda dan Batuceper ada 6 ruas jalan, Kecamatan Larangan dan Ciledug ada 10 ruas jalan, Kecamatan Pinang dan Karang Tengah ada 9 ruas jalan. “Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas ada 8 ruas jalan, Kecamatan Neglasari ada 5 ruas jalan dan Kecamatan Periuk ada 6 ruas jalan,” tambahnya. (adv)

Pos terkait