TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tangerang Tahun 2027, penjabaran tahun ketiga dari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Periode 2025–2029.
Sehingga visi dan misi RPJMD menjadi landasan utama dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan.
Sachrudin menjabarkan, Forum Konsultasi Publik merupakan tahapan awal yang sangat strategis dalam proses penyusunan RKPD Kota Tangerang Tahun 2027.
“Visi pembangunan Kota Tangerang adalah “Kota Tangerang yang Kolaboratif, Maju, Berkelanjutan, Sejahtera, dan Berakhlakul Karimah.” Visi ini diwujudkan melalui lima misi pembangunan, yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berdaya saing, sejahtera, dan berakhlakul karimah,” kata Sachrudin dalam sambutannya saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Tangerang Tahun 2027 dibruang Al Amanah, Puspemkot Tangerang, 21 Januari 2026.
Selain itu, visi itu diwujudkan dalam meningkatkan perekonomian yang maju dan berkeadilan, kemudian meningkatkan sarana dan prasarana yang lengkap, terintegrasi dan berkelanjutan. Lalu meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, kolaboratif dan berintegritas.
“Selain berpedoman pada visi dan misi tersebut, perencanaan pembangunan Tahun 2027, juga diarahkan pada penguatan tiga program unggulan, yaitu Gampang Sembako, Gampang Kerja, dan Gampang Sekolah, yang dikenal sebagai Program 3G,” paparnya.
Dia menyampaikan, dinamika pembangunan Tahun 2027, tentunya tidak terlepas dari berbagai tantangan perkotaan yang kita hadapi saat ini maupun di masa mendatang.
Sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Provinsi Banten, lanjut Sachrudin, Kota Tangerang dihadapkan pada persoalan yang cukup kompleks, diantaranya kemacetan, banjir dan genangan, pengelolaan persampahan, kawasan kumuh, kemiskinan, pengangguran, stunting, serta berbagai tantangan perkotaan lainnya.
Dengan mempertimbangkan permasalahan hasil evaluasi pembangunan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, Pemkot Tangerang juga melihat potensi yang ada di wilayah, maka ditetapkan lima program prioritas pembangunan Kota Tangerang Tahun 2027, yang pertama yaitu, percepatan peningkatan daya saing sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan yang berbudaya dan berkarakter. Kemudian derajat kesehatan masyarakat, kesejahteraan sosial serta kualitas pemuda.
Kedua, percepatan peningkatan daya saing ekonomi dan kondusivitas daerah, dengan memperluas kesempatan kerja dan berusaha, meningkatkan produktivitas sektor unggulan seperti industri pengolahan, perdagangan, transportasi, dan jasa, serta didukung oleh peningkatan investasi.
Yang ketiga, percepatan peningkatan daya saing infrastruktur perkotaan, meliputi penguatan sistem transportasi terintegrasi, pembangunan infrastruktur yang terfokus, peningkatan sistem drainase dan sumber daya air, pelayanan air minum dan air limbah domestik, serta penyediaan hunian yang layak.
Lalu yang keempat, percepatan peningkatan kualitas lingkungan hidup, melalui pengelolaan persampahan yang lebih baik, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta peningkatan ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim.
Dan yang kelima, percepatan peningkatan layanan publik dan tata kelola pemerintahan, yang didukung oleh aparatur yang profesional dan berintegritas, serta penerapan pemerintahan digital yang akuntabel, adaptif, dan kolaboratif.
Dalam pelaksanaan prioritas pembangunan Tahun 2027, kita juga perlu mencermati kondisi keuangan daerah, terutama adanya kebijakan relaksasi dana transfer dari Pemerintah Pusat pada Tahun 2026,” ujar Sachrudin.
“Kondisi ini mendorong kita untuk terus berinovasi dalam menggali dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” sambungnya.
Sachrudin menyebut, saat ini kontribusi PAD terhadap penerimaan daerah telah mencapai 63,30 persen, sementara dana transfer pusat sebesar 36,70 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kemandirian keuangan daerah terus membaik. Namun demikian, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik, dukungan anggaran yang memadai tetap menjadi hal yang sangat dibutuhkan.
“Maka itu diharapkan kebijakan dana transfer pusat kedepan dapat kembali menguat,” ujarnya.
Sachrudin menambahkan, rumusan prioritas pembangunan Tahun 2027 akan dijabarkan ke dalam program dan kegiatan perangkat daerah. Melalui forum ini, Pemkot Tangerang sangat mengharapkan masukan, saran, dan pemikiran konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan agar perencanaan pembangunan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Mari kita perkuat kolaborasi dan sinergi demi mewujudkan Kota Tangerang yang semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.(*)
Reporter : Abdul Aziz











