SUKADIRI,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 1 Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, melaksanakan sosialisasi tentang bahaya penggunaan handphone secara berlebihan bagi pelajar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan dampak negatif penggunaan gawai yang tidak terkontrol, baik terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, maupun perilaku sosial siswa di lingkungan sekolah dan keluarga.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan para guru. Materi yang disampaikan mencakup dampak penggunaan handphone terlalu lama, seperti menurunnya fokus belajar, gangguan kesehatan mata, berkurangnya interaksi sosial, hingga potensi kecanduan gawai yang dapat memengaruhi prestasi akademik.
Kepala SMPN 1 Sukadiri, Rizki Amalia, mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang disiplin dan bijak dalam memanfaatkan teknologi. Menurutnya, handphone memang memiliki banyak manfaat jika digunakan secara tepat, namun juga memiliki risiko besar apabila tidak dikendalikan.
“Penggunaan handphone yang berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Kami ingin siswa memahami bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, bukan justru menjadi penghambat dalam meraih prestasi,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 6 Januari 2026.
Rizki menambahkan, saat ini hampir seluruh pelajar sudah akrab dengan handphone, sehingga diperlukan pengawasan dan pemahaman yang baik agar penggunaannya tetap dalam batas wajar.
“Kami tidak melarang siswa mengenal teknologi, tetapi kami menekankan pentingnya pengendalian diri. Siswa harus tahu kapan waktunya belajar, beristirahat, dan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Dirinya berharap, sosialisasi ini dapat mendorong siswa untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan handphone.
“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa penggunaan handphone yang tidak terkontrol dapat berdampak jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun perkembangan karakter siswa,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam mengawasi penggunaan handphone anak di rumah. Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMPN 1 Sukadiri berharap para siswa dapat lebih memahami dampak negatif penggunaan handphone secara berlebihan serta mampu memanfaatkan teknologi dengan lebih cerdas, sehat, dan bertanggung jawab demi menunjang proses belajar dan pembentukan karakter yang positif.
“Peran orang tua sangat penting. Pengawasan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak akan membantu siswa menggunakan handphone secara bijak dan sesuai kebutuhan,”tutupnya. (*)










