Buang Sampah ke Serang, Pemkot Bangsel Berikan Bankeu Rp65 Miliar

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (kiri). Tri Budi/Bantenekspres.co.id

SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel telah melakukan uji coba pembuangan sampah ke TPA Cilowong yang ada di Kota Serang. Uji coba tersebut dimulai sejak 1 hingga 7 Januari 2026 mendatang.

Dalam masa uji coba sebanyak 50 ton sampah dikirim ke TPA Cilowong tiap hari menggunakan 10 unit truk milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel.

Bacaan Lainnya

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya dengan Pemkot Serang telah melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) dan sudah melakukan uji coba terkait kerjasama lengolahan sampah di TPA Cilowong

“Kerjasama ini dijembatani Gubernur Banten dan Wali Kota Tangsel dan Wali Kota Serang,” ujarnya kepada wartawan seusai rapat ekspose permohonan pendapat hukum kegiatan PSEL di Kejari Tangsel, Senin, 5 Januari 2025.

Pilar menambahkan, kerjasama tersebut akan dilakukan sementara sampai program-program yang di Kota Tangsel berjalan, termasuk pembangunan material recovery facility (MRF) dan PSEL di TPA Cipeucangm

“Ini adalah langkah menengah yang kita lakukan,” tambahnya.

Menurutnya, kerjasama dengan Pemkot Serang ini sesuai PKS sekitar 4 tahun. “Namun, nanti akan dievaluasi setiap tahun dan bila ternyata pembangunan PSEL selesai berarti sudah cukup dan pengolahan sampah sendiri di Kota Tangsel tidak perlu kerjasama dengan daerah lain,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kerjasama itu Pemkot Tangsel memberikan bantuan keuangan (Bankeu) kepada Pemkot Serang. Namun, Pilar mengaku besaran Bankeu masih didiskusikan.

“Nanti kalau sudah fix setelah dievaluasi nanti disampaikan. Kalau Rp65 miliar ini masih didiskusikan dulu sebelum ditetapkan. Nantinya dibayar secara bertahap. Rp65 miliar ini hanya untuk tahun 2026,” jelasnya.

Bapak satu anak ini mengaku, pihaknya juga kerjasama dengan pengelolaan sampah dengan sebuah perusahaan swasta di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan sebagai langkah darurat untuk mengatasi penumpukan sampah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kerjasama dengan perusahaan swasta ini sudah berjalan sejak akhir 2025 lalu. Tiap hari kita kirim 200 ton sampah dan ini akan kita lakukan sampai kerjasama dengan TPA Cilowong kita bisa kirim 500 ton tiap hari,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Bani Khosyatulloh mengatakan, dalam kerjasama dengan Pemkot Serang pihaknya memberikan Bankeu sebesar Rp65 miliar untuk tahun pertama dan dibayarkan dalam 3 tahap.

“Kerjasama sesuai yang ada di PKS ini selama 4 tahun dan Bankeu Rp65 miliar ini untuk tahun pertama tapi, dibayarnya dalam 3 tahap dan tahap pertama belum kita diberikan,” ujarnya.

Bani menambahkan, saat ini uji coba pembuangan sampah ke TPA Cilowong sudah dilakukan hingga 7 Januari 2026 mendatang. Setelah uji coba akan dilakukan evaluasi oleh Pemkot Serang.

“Mudah-mudahan evaluasi bagus dan diharapkan kita bisa langsung kirim 500 ton sampah tiap hari,” tambahnya.

Menurutnya, selama uji coba pihaknya menggunakan 10 truk untuk mengirim 50 ton sampah setiap hari. Nantinya, bila sudah 500 ton, maka dibutuhkan 80 truk untuk membuang sampah dari Kota Tangsel ke TPA Cilowong. “Nanti kendaraan untuk mengangkut sampah ini kita menggunakan jasa pihak ketiga,” jelasnya.

Bani mengaku, selain Bankeu ada juga tipping fee yang diberikan setiap ton sampah yang dibuang. Setiap ton tipping feenya sebesar Rp317.500.

“Jadi tipping feenya Rp317.500 per ton. Setiap tahun akan dievalusi besaran tipping feenya dan itu ada Perdanya,” tutupnya. (*)

Reporter: Tri Budi

Pos terkait