SOLO,BANTENEKSPRES.CO.ID – Tidak mau anggap remeh, inilah arahan yang dikemukakan Carlos Pena, pelatih Persita Tangerang jelang pertandingan kontra Persis Solo, Minggu (4/1/2026) sore di Stadion Manahan Solo.
Pada matchday pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 ini, mantan pelatih Persija Jakarta itu mewanti-wanti anak asuhannya soal kebangkitan Persis Solo dihadapan pendukung sendiri.
Saat ini posisi Persis Solo ada di juru kunci klasemen di peringkat 18. Persis mengoleksi 7 poin hasil 1 kali menang, 4 kali seri dan 10 kali kekalahan.
Persis yang dilatih pelatih anyar Milomir Seslija sudah mengalami 14 laga tanpa kemenangan. Terakhir Persis menang di laga pembuka kontra Madura United, Agustus lalu, selebihnya mereka mencatat 14 laga tanpa kemenangan. Termasuk tiga kekalahan beruntun kontra Persik Kediri, Dewa United Banten FC dan PSM Makassar.
Namun hal inilah yang dikhawatirkan Carlos Pena membuat pemainnya lengah selepas meraih kemenangan dramatis kontra Arema, 30 Desember lalu di Stadion Gajayana Malang. Pena tidak ingin pasukannya jadi korban pertama Persis Solo meraih poin penuh dihadapan pendukung Laskar Samber Nyawa.
Untuk itulah Carlos Pena selalu mengingatkan pasukannya untuk lebih fokus untuk bisa memenuhi target meraih kemenangan. Oleh karenanya pria Spanyol itu hanya meminta pemain untuk tampil pada kemampuan terbaik mereka agar bisa mendapat hasil positif.
“Kami datang dengan momentum yang bagus, para pemain bekerja keras dan dalam kepercayaan diri yang tinggi. Kami datang dengan dua hasil positif, setelah menang melawan Arema FC,” ucap Carlos Pena.
“Tapi kami menyadari bahwa setiap pertandingan di Liga 1 Indonesia sangat sulit, kami sangat respek dengan semua tim dan pertandingan besok akan sangat ketat seperti pertandingan lain. Untuk itu kami akan menampilkan versi terbaik kami besok jika ingin meraih poin kemenangan dari sini,” imbuhnya.
Soal kekuatan Persis Solo pada laga besok, Carlos Pena menyatakan ia melihat tim tuan rumah berbeda dengan laga sebelumnya dengan kehadiran pelatih baru yang diyakini akan membuat perbedaan. Apalagi mereka akan didukung penuh oleh suporter mereka sendiri.
“Persis punya pemain berkualitas walau sudah lama tidak meraih kemenangan, untuk itu saya minta pemain fokus pada kemempuan terbaik tim. Pemain harus kerja keras dan bertahan dengan kompak dan kuat, besok akan menjadi pertandingan yang ketat,” ulas Carlos Pena.
Untuk laga besok, Carlos Pena mendapat suntikan dari kembalinya Pablo Ganet usai membela negaranya Guinea Khatulistiwa di Piala Afrika. Ini kabar menggembirakan setelah tim Ungu tidak bisa diperkuat Eber Bessa dan Andrean Rindorindo yang terkena sanksi larangan tampil akibat akumulasi kartu kuning dan kartu merah.
“Dia kembali kemarin dan dia tersedia buat tim besok, saya senang dengan kehadiran dia tapi kami akan fokus lebih dulu dengan tim yang ada,” tukasnya.(*)











