TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Polres Metro Tangerang Kota menggelar Apel dan Patroli Skala Besar Gabungan dalam rangka Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) JAGA JAKARTA+ guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Sabtu malam 13 Desember 2025.
Operasi yang berlangsung sejak pukul 23.00 WIB hingga 01.45 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, dan melibatkan 100 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi.
“Operasi cipta kondisi ini kami laksanakan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam akhir pekan dan menjelang Nataru,” kata Jauhari saat memimpin apel di halaman Gedung Presisi Mako Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan II, Kota Tangerang.
Jauhari menegaskan kehadiran Polri di lapangan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Ia meminta seluruh personel menyentuh langsung wilayah-wilayah rawan gangguan kamtibmas.
“Personel harus hadir di titik-titik rawan. Jangan hanya patroli formalitas. Masyarakat harus merasakan langsung kehadiran Polri di lapangan,” tegasnya.
Menurut Jauhari, patroli skala besar ini juga menjadi langkah deteksi dini untuk mencegah potensi kejahatan jalanan, balap liar, hingga gangguan kamtibmas lainnya yang kerap muncul pada malam hari.
“Kita lakukan deteksi dini, cegah sejak awal potensi kejahatan. Jangan sampai ada ruang bagi pelaku kriminal untuk beraksi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas.
“Keselamatan personel tetap yang utama. Jaga kesehatan, patuhi SOP, dan pastikan seluruh perlengkapan dinas dalam kondisi lengkap,” imbuhnya.
Usai apel, patroli skala besar gabungan menyisir sejumlah ruas jalan dan titik rawan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, di antaranya Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Veteran, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Raya Cipondoh, hingga Terminal Poris.
“Rute patroli kita fokuskan pada jalur utama dan lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Kita ingin memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Jauhari.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 01.45 WIB, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Jauhari juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang perayaan Nataru.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas. Hindari aktivitas yang bisa memicu gangguan keamanan, seperti balap liar, konsumsi miras, atau membawa senjata tajam,” ujarnya.
Jika masyarakat menemukan tindak kejahatan atau aktivitas mencurigakan, Jauhari meminta agar segera melapor ke pihak kepolisian.
“Silakan lapor melalui Call Center Polri 110 atau kantor polisi terdekat. Kami siap hadir dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat,” pungkasnya.(*)











