Pemkot Tangsel Berikan Peralatan Dapur untuk Korban Ledakan Pamulang

Penyerahan bantuan peralatan dapur dari Dinsos Kota Tangsel kepada salah satu warga korban ledakan Pamulang, Rabu, 17 September 2025. Foto Humas Kota Tangsel for Bantenekspres.co.id

PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel berikan peralatan dapur untuk korban ledakan di Pamulang.

Selain bantuan ini, Pemkot Tangsel melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat juga membiayai sewa rumah bagi para korban ledakan Pamulang tersebut.

Bacaan Lainnya

Diketahui, ledakan terjadi di Pondok Cabe, Pamulang, pekan lalu. Insiden ini, menyebabkan 10 Kepala Keluarga (KK) di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, terdampak. Rumah mereka rusak berat.

Sejak ledakan tersebut, Pemkot Tangsel terus memberikan bantuan bagi para korban. Para korban diberikan tempat tinggal untuk satu bulan.

Selain hunian sementara, Pemkot Tangsel juga memberikan perlengkapan dapur untuk memenuhi kebutuhan para warganya.

“Hari ini kita bantuan perlengkapan alat dapur untuk memasak bagi warga yang sudah di kontrakan sebanyak 8 kontrakan yang tersebar di wilayah Pondok Cabe Ilir,” kata Ervin Ardani, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tangsel dari keterangan yang didapat, pada Kamis, 18 September 2025.

Menurut Ervin, saat ini Dinsos fokus untuk memberikan peralatan kebutuhan warga sehari hari. “Seperti peralatan dapur. Kaya kompor, gas, rice cooker dan perlengkapan dapur lainnya untuk memasak warga,” jelas Ervin.

Ervin menambahkan dari 8 rumah kontrakan yang disewakan, terdapat 10 KK dengan total 37 jiwa yang difasilitasi pihaknya. Sisanya sudah mulai memperbaiki rumahnya karena hanya mengalami rusak ringan.

Sementara itu, salah seorang warga yang rumahnya ikut terdampak ledakan, Iyang menyebut sampai saat ini ia bersama keluarganya tinggal di kontrakan sementara karena rumahnya yang rusak dibagian atap dan dinding belakang rumah yang rubuh akibat ledakan pada Jum’at lalu.

“Kebetulan rumah saya itu impact-nya di bagian dinding belakang sama atap plafon semua rusak dan ditambah hujan juga kemaren. Belum bisa karena untuk listrik juga diputus untuk keamanan, ” jelas Iyang. (*)

Pos terkait