Siswa SMPN 2 Balaraja Datangi Sekolah Untuk Ambil MBG Usai Ikuti PJJ

Siswa SMPN 2 Balaraja, mendatangi sekolah untuk mengambil MBG yang telah di siapkan dan sesuai dengan jadwal usai mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Randy/Bantenekspres.co.id

BALARAJA,BANTENESKPRES.CO.ID – Meski Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetap berlangsung, pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Balaraja, Kecamatan Balaraja, tetap mendistribusikan kepada siswa dengan cara siswa di minta datang ke sekolah untuk mengambil MBG.

Dalam pendistribusian MBG, siswa diminta datang ke sekolah untuk mengambil MBG yang telah di siapkan. Seluruh siswa, datang ke sekolah hanya mengambil MBG setelah itu para siswa harus pulang dan tidak boleh main kemana-mana karena nantinya akan di absen melalui zoom meeting.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 2 Balaraja Udi Supriyadi mengatakan, pembagian MBG tetap berjalan meski PJJ sedang berlangsung, hal tersebut tidak mempengaruhi PJJ yang sedang siswa lakukan. Karena, pengambilan MBG dilakukan usia siswa melakukan PJJ oleh guru mereka masing-masing.

“Pembagian MBG tidak pengaruhi PJJ, karena siswa datang setelah mereka mengikuti PJJ. Jadwal MBG tidak bisa kita tolak karena memang sudah jadwalnya, jika MBG datang tapi siswa tidak ada maka akan mubazir,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 2 September 2025.

Udi menambahkan, bahwa kedatangan siswa ke sekolah hanya untuk mengambil MBG setelah itu pulang ke rumah dan tidak ada aktivitas dan kegiatan di sekolah. Mereka pulang juga akan di pantau karena setelah sampai jam 17.00 WIB akan dilakukan absen sore dan memastikan siswa ada di rumah.

“Jadi siswa hanya datang ambil MBG selanjutnya pulang, kami akan cek dan memastikan siswa pulang ke rumah dengan zoom meeting absen sore. Dan kami juga akan menanyakan ke orangtua mereka melalui guru kelas masing-masing,”paparnya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga mengimbau kepada siswa untuk tidak terlibat atau terprovokasi dan juga melakukan provokasi di situasi saat ini. Karena, bukan tugas siswa untuk melakukan itu semu. Tugas mereka belajar dan mengikuti kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru.

“Alhamdulillah, siswa saya tidak ada yang ikut dalam aksi demo kemarin. Dan saya telah imbau kepada mereka untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi, selain itu saya juga meminta kepada siswa agar bijak menggunakan media sosial,”tutupnya. (*)

Reporter : Randy Yastiawan

 

Pos terkait