BALARAJA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Melihat situasi dan kondisi saat ini, SMPN 2 Balaraja, Kecamatan Balaraja, meminta kepada seluruh pengurus ekstrakurikuler yang ada di sekolah untuk sementara waktu meliburkan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan jadwal Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sesuai dengan instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
Pemberhentian kegiatan ekstrakurikuler tersebut mengikuti instruksi surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, hal tersebut karena situasi kondisi yang sedang terjadi sehingga Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang meminta kepada seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang untuk melakukan PJJ.
Kepala SMPN 2 Balaraja Udi Supriyadi mengatakan, sesuai dengan instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, seluruh sekolah termasuk SMPN 2 Balaraja untuk melakukan PJJ mengingat situasi dan kondisi yang saat ini yang sedang tidak aman bagi pelajar.
“Melihat surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, seluruh kegiatan di sekolah sementara waktu di liburkan. Baik kegiatan belajar mengajar dan juga ekstrakurikuler sementara waktu di liburkan selama 4 hari kedepan,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 1 September 2025.
Udi menambahkan, dengan itu seluruh pengurus ekstrakurikuler sekolah untuk mengikuti instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, jadi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah di liburkan dan siswa tidak ada yang datang ke sekolah.
“Saya sudah imbau kepada para pengurus ekstrakurikuler dan juga pengurus OSIS untuk tidak ada kegiatan di sekolah. Jika sudah situasi di nyatakan aman dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah memberikan informasi terbaru maka kegiatan bisa dilakukan lagi di sekolah,”paparnya.
Ia menjelaskan, bahwa selama PJJ siswa tidak boleh ada yang berkegiatan di luar rumah, ataupun ikut serta dalam aksi demo yang terjadi saat ini. Hal tersebut, untuk menjaga siswa dari kondisi dan situasi yang tidak di inginkan. Dan siswa diminta untuk tidak percaya dengan ajakan aksi demo dari media sosial.
“Untuk siswa SMPN 2 Balaraja, saya minta jangan terlalu percaya dengan ajakan aksi demo di manapun. Tugas siswa belajar, maka harus ikut aturan sekolah untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dengan PJJ di rumah. Kita juga akan awasi dengan absen online sebanyak 3 kali untuk memastikan siswa ada di rumah mengikuti PJJ,”tutupnya. (*)











