PANDEGLANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Puluhan pemuda asal Kota Serang ditempa melalui pelatihan siaga bencana yang digelar Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang di Carita, Kabupaten Pandeglang, 26–28 Agustus 2025. Agenda ini mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Siap Siaga dalam Situasi Darurat” dengan penekanan pada kemampuan penyelamatan di perairan.
Sekretaris BPBD Kota Serang, Heri Sumbara, hadir sebagai pemateri pada hari kedua dan memberikan pembekalan terkait teknik penyelamatan di air. Ia menekankan, penguasaan keterampilan dasar menjadi hal utama sebelum melakukan aksi penyelamatan.
“Yang paling penting adalah memastikan penolong tidak ikut menjadi korban. Setiap peserta harus tahu cara menilai kemampuan diri sebelum melakukan pertolongan,” ujar Heri, Rabu 27 Agustus 2025.
Menurutnya, terdapat berbagai metode yang bisa diterapkan. Untuk penolong yang tidak bisa berenang, ada cara sederhana dengan risiko rendah, seperti menggunakan bambu untuk menjangkau korban atau melempar tali. Sebaliknya, teknik berisiko tinggi tidak dianjurkan bagi pemula yang belum terlatih.
Heri juga menambahkan bahwa kemampuan ini tak hanya bermanfaat dalam konteks kebencanaan, tetapi juga bisa menjadi bekal tambahan di dunia kerja.
“Dengan keterampilan ini, peserta bisa melakukan tindakan awal, misalnya meraih atau melempar tali, hingga teknik komunikasi agar korban tetap tenang,” jelasnya.
Ia menilai, bekal keterampilan dasar penyelamatan tersebut sangat krusial. Harapannya, para pemuda yang ikut serta dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pertolongan ketika menghadapi situasi darurat di lapangan.(*)












