Jemput Bola, Kecamatan Cisauk Datangi Kediaman Warga ODGJ Untuk Perekaman KTP-el

Kecamatan Cisauk, saat melakukan perekaman bagi warga yang mengalami gangguan kejiwaan untuk bisa dapat memiliki identitas kependudukan. Foto dok kecamatan Cisauk

 

CISAUK, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, terus berkomitmen memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pelayanan mobile KTP elektronik (KTP-el) dengan sistem jemput bola, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor pelayanan.

Bacaan Lainnya

Melalui program tersebut, petugas Kecamatan Cisauk mendatangi langsung kediaman warga penyandang Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Langkah ini dilakukan guna memastikan warga yang mengalami keterbatasan tetap mendapatkan hak pelayanan yang sama seperti masyarakat lainnya.

Camat Cisauk Hendarto mengatakan, pelayanan jemput bola merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama warga yang karena kondisi tertentu tidak memungkinkan untuk datang ke kantor kecamatan.

“Pelayanan administrasi kependudukan merupakan hak seluruh masyarakat. Karena itu, kami berupaya agar pelayanan ini dapat menjangkau semua warga tanpa terkecuali, termasuk warga penyandang ODGJ yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor kecamatan,” ujar Hendarto kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 2026.

Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan kemudahan kepada masyarakat. Pelayanan publik tidak seharusnya hanya menunggu warga datang ke kantor, tetapi juga perlu dilakukan dengan mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Prinsip kami adalah memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat. Ketika ada warga yang mengalami keterbatasan untuk datang ke kantor, maka kami berupaya hadir langsung ke kediamannya. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan sesuai dengan kebutuhannya,” jelasnya.

Hendarto menegaskan, kepemilikan dokumen kependudukan sangat penting bagi setiap warga negara. Dokumen tersebut menjadi salah satu identitas resmi yang dibutuhkan dalam berbagai urusan administrasi, termasuk untuk mengakses pelayanan publik lainnya.

Oleh karena itu, Kecamatan Cisauk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan hanya karena keterbatasan kondisi fisik, kesehatan, maupun faktor lainnya.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pelayanan. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan hak administrasi kependudukannya hanya karena tidak mampu datang langsung ke kantor pelayanan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelayanan jemput bola juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, petugas dapat mengetahui secara langsung kondisi warga sekaligus memberikan solusi terhadap kebutuhan administrasi kependudukan yang diperlukan.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kami bisa melihat kondisi masyarakat dan mengetahui kebutuhan mereka. Kami berharap pelayanan seperti ini dapat membantu warga dan keluarganya, sehingga pengurusan dokumen kependudukan bisa dilakukan dengan lebih mudah,” ungkap Hendarto.

Ia juga mengajak masyarakat dan perangkat lingkungan, mulai dari RT, RW hingga pemerintah desa dan kelurahan, untuk berkoordinasi dengan pihak kecamatan apabila terdapat warga yang membutuhkan pelayanan khusus.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila ada warga yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan secara khusus. Melalui koordinasi yang baik, kami berharap kebutuhan warga dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.

Hendarto menegaskan, Kecamatan Cisauk akan terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Bagi kami, pelayanan bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga tentang kepedulian dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya. Kami ingin pemerintah benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait