Cegah Rabies Sejak Dini, Pemkab Tangerang Gencarkan Vaksinasi Hewan Gratis

Vaksinasi hewan gratis di Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.

 

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat upaya pencegahan rabies melalui program vaksinasi hewan penular rabies (HPR) secara gratis. Langkah ini sekaligus mendukung target Pulau Jawa bebas rabies pada 2029.

Bacaan Lainnya

Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemkab Tangerang menyediakan layanan vaksinasi bagi hewan seperti kucing, anjing, kera, dan musang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, mengatakan tantangan utama dalam pelaksanaan vaksinasi bukan terletak pada ketersediaan vaksin maupun tenaga medis, melainkan masih perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kalau dari sisi peralatan, perlengkapan, dan vaksin, kita siapkan. Tenaga medis juga aman karena kita bekerja sama dengan PDHI Banten. Tantangan kita adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka mau datang membawa hewannya untuk divaksinasi,” ujarnya, Kamis 15 Oktober 2026.

Menurut Ujang, vaksinasi rabies tidak cukup dilakukan satu kali. Pemilik hewan perlu memastikan vaksinasi diulang secara berkala setiap tahun agar perlindungan terhadap rabies tetap terjaga.

Karena itu, ia mengajak masyarakat yang memelihara hewan maupun yang peduli terhadap hewan liar di lingkungan sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut.

Pemkab Tangerang menyediakan layanan vaksinasi gratis di klinik hewan yang berada di Curug dan Balaraja.

“Vaksinasi ini harus kita lakukan secara rutin. Tahun ini vaksin kita siapkan sekitar 1.000 dosis, dengan target pelaksanaan sekitar 500 hewan lebih. Namun, pencapaiannya juga bergantung pada kesadaran masyarakat untuk membawa hewannya,” jelasnya.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengatakan masyarakat tidak hanya memperoleh vaksinasi, tetapi juga dukungan berupa vitamin dan makanan hewan yang disediakan secara gratis dalam kegiatan tersebut.

“Perhatian kita bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada hewan sebagai makhluk Tuhan yang harus mendapatkan perhatian dari kita semua,” kata Maesyal. (*)

 

Pos terkait