Ananda Trianh Gelar Khitanan Massal Gratis di Pamulang

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Ananda Trianh Salichan foto bersama warga di sela-sela khitanan massal gratis di Pamulang, Kota Tangsel, Kamis Agustus 2025.

PAMULANG – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Ananda Trianh Salichan, menggelar khitanan massal gratis di Pamulang, Kota Tangsel, Kamis Agustus 2025.

Kegiatan ini dihelat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten serta Forum Persatuan Guru Ngaji (FPGN) Kota Tangerang Selatan, menggelar khitanan massal gratis bagi anak-anak di wilayah Tangerang Selatan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Puluhan anak mengikuti khitanan massal dengan penuh keceriaan, didampingi orang tua mereka.

Dalam sambutannya, Ananda menegaskan bahwa khitanan massal ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi dengan warga.

“Program khitanan massal gratis ini diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama dari sisi biaya kesehatan. Selain itu, khitan juga merupakan bagian dari sunnah yang baik bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ananda.

Ananda juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan FPGN Kota Tangsel yang menjadi panitia pelaksana,” tambahnya.

Di lokasi acara, salah satu orang tua peserta khitan, Rina, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, program ini sangat membantu. Anak saya akhirnya bisa disunat, dan dia senang sekali. Kami berterima kasih kepada Pak Ananda dan semua pihak yang telah mengadakan kegiatan ini,” ungkapnya dengan penuh haru.

Senada dengan itu, Ketua FPGN Kota Tangerang Selatan, Hamdani HS, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pelayanan kesehatan, melainkan juga bentuk nyata kebersamaan.

“Khitanan massal ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para guru ngaji dalam menghadirkan program yang bermanfaat langsung bagi warga,” ujarnya. (*)

 

Pos terkait