Masalah Kemacetan di Perempatan Ini Tertangani Setelah Petugas Rutin Siaga Tiap Pagi

Petugas SPLL Kukun Dishub Kabupaten Tangerang saat mengatur lalu lintas di perempatan Jalan Raya Cadas Kukun, Kampung Pabuaran, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tepatnya di Jembatan Kuning, Jumat, 15 Agustus 2025. Foto: Dokumentasi SPLL Kukun Dishub Kabupaten Tangerang

PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Juru Parkir dituding jadi biang kerok kemacetan di perempatan Jalan Raya Cadas Kukun, Kampung Pabuaran, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tepatnya di Jembatan Kuning, selama ini.

Sebabnya, bukan sekadar membantu kendaraan bermotor menyeberang, juru parkir disebut mencari pundi pundi rupiahnya.

Bacaan Lainnya

Karena itu, Juru Parkir memprioritaskan pengemudi yang memberinya uang. Setelah terjadi kemacetan, Juru Parkir terkesan mengurai kemacetan bukan tanggung jawabnya.

Namun akhirnya, permasalahan kemacetan di perempatan jalan itu tertangani, setelah sejumlah petugas dari Dishub Kabupaten Tangerang, Trantib Kecamatan dan Trantib Kelurahan setempat rutin siaga setiap mulai pukul 06.30 WIB, sejak Rabu, 13 Agustus 2025.

Kepala Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) Kukun Dishub Kabupaten Tangerang Ahmad mengatakan, petugas SPLL Kukun Dishub Kabupaten Tangerang mulai rutin siaga di perempatan jalan itu sejak Rabu, 13 Agustus 2025.

“Anggota bergerak 06.30 WIB sampai landai,” tutur Ahmad, Minggu, 17 Agustus 2025.

Terpisah, melalui keterangannya, Camat Pasar Kemis Nurhanudin, menambahkan, petugas polsek, trantib kecamatan, linmas desa, turut ikut membantu pengaturan lalu lintas di perempatan jalan itu.

“Giat pagi Trantib, Polantas dan Linmas Kecamatan Pasar Kemis, membantu pengaturan lalu lintas di perempatan Jembatan Kuning, Jalan Raya Cadas Kukun, Desa Pangadegan,” imbuhnya.

Arif, salah seorang pengendara kendaraan bermotor mengatakan, merasakan manfaat keberadaan petugas setelah rutin siaga di perempatan jalan itu.

“Cuma belum tahu sampai berapa lama itu tahannya. Semoga selalu konsisten,” kata warga Kecamatan Rajeg ini yang bekerja di salah satu kementerian RI.

Sebelumnya diberitakan, Anjar Wibowo, salah seorang pengendara kendaraan bermotor roda dua mengungkapkan, juru parkir memprioritaskan kendaraan bermotor roda empat yang berbelok sambil memberikan uang.

” Juru parkirnya parah. Yang belok yang kasih uang, yang dikasih jalan. Giliran macet kabur,” ungkapnya, kepada bantentenekspres.co.id, Selasa, 12 Agustus 2025.

Terlebih, ungkapnya, petugas dari personel Kepolisian Lalu Lintas dan Dishub tak ada satupun yang mengatur lalu lintas di perempatan Jalan Raya Cadas Kukun, tepatnya di Jembatan Kuning pada pagi hari.

“Kami memohon adain Polisi dan Dishub biar ada yang ngatur. Minimal hingga jam 9 pagi dari jam 6 pagi,” ucap warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg ini.

Di luar itu, ia tak memungkiri salah pengendara kendaraan bermotor roda dua dari arah Kukun menuju Cadas yang mengambil jalan dari arah sebaliknya.

“Jadi, jalan terkunci. Saya nunggu sampai 1 jam sampai cari jalan alternatif lain yakni lewat jalan depan Cluster Viola Residence, meski jaraknya lebih jauh untuk sekadar ke arah Cadas,” imbuhnya. (*)

Reporter: Zakky Adnan

 

 

Pos terkait