”Hari ini anak-anak kita mengibarkan bendera club-nya masing-masing sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu kebangsaan kita, dan kita harapkan anak-anak kita ini menjadi atlet sepak bola tingkat nasional dan internasional, mudah-mudahan 10 tahun, 15 tahun kedepan anak-anak kita ini bisa mengibarkan bendera merah putih di luar negeri,” ungkap Sachrudin.
Dia mengatakan, sebanyak 1.546 atlet muda dari kelompok umur (KU) 8, 10 dan 12 dari 42 tim putra dan putri mengikuti kompetisi Liga Forssekot Tangerang 2025. Para atlet ini diberikan perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan yakni program JKK dan JKM agar mereka merasa aman dan nyaman apabila adanya risiko saat bertanding.
Menurut Sachrudin yang juga Ketua Askot PSII Kota Tangerang, turnamen ini bukan hanya sekedar kompetisi. Namun menjadi bagian dari sarana pembinaan bagi klub sekolah sepak bola yang ada di Kota Tangerang dalam mengembangkan potensi para peserta didiknya. Kompetisi Liga Forssekot Tahun 2025 ini dalam upaya mencari bibit unggul atlet sepakbola.










