20 Pemuda Dilatih Jadi Teknisi Kendaraan Listrik

pe­muda
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel Sabam Maringan Halomoan (tengah) memberikan sambutan saat pembukaan pelatihan teknisi kendaraan listrik baik sepeda dan motor listrik. (Credit: Tri Budi Sulaksono/Banten Ekspres)

”Jadi ketika mereka kembali kerumah ketika ada yang rusak harapan mereka tangani sendiri,” ungkapnya.

Dengan pelatihan tersebut peserta diharapkan nantinya jadi pengusaha mandiri. ”Na­mun, kita juga punya mit­ra teknisi kendaraan ketika mereka bu­tuh lapangan pe­kerjaan se­lalu hubungi Disnaker dan akan kita tawarkan kepada yang sudah dilatih,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Maringan mengaku, mem­buka usaha bengkel kendaraan listrik biayanya lebih terjangkau dibanding bengkel motor kon­vensional.

Pasalnya karena ken­daraan listrik mainnya lebih banyak kepada komponen. ”Jika makin tinggi tekno­logi­nya kan biasanya modul, jadi kalau ada yang rusak, maka 1 modul harus diganti,” tuturnya.

”Kebijakan ramah lingkungan pemerintah semuanya nanti akan mengarah keelektrik. Jadi kita persiapkan dulu masyarakat kita. Mudah-mudahan yang dilatih ini bisa jadi leader bagi adik-adiknya,” tutupnya. (bud)

Pos terkait