Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini berlangsung mulai 16 hingga 23 Juni, dengan pengumuman kelulusan dijadwalkan pada 30 Juni mendatang.
Untuk jalur penerimaan di SMA, terdapat pembagian persentase yaitu jalur domisili 30 persen, afirmasi 30 persen, prestasi 35 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara itu, SMK menggunakan pola uji kompetensi yang mengutamakan bakat dan minat siswa melalui jurusan yang mereka pilih.
“Siswa memiliki opsi pilihan sekolah yang berbeda antara SMA dan SMK. Untuk SMA, siswa dapat memilih 1 sekolah negeri dan 1 sekolah swasta yang berada di wilayah tempat tinggal mereka. Sedangkan untuk SMK negeri, siswa dapat memilih satu sekolah dengan dua jurusan yang berbeda, dan selanjutnya dapat memilih sekolah swasta sesuai pilihan masing-masing,” ujarnya.
Ia menuturkan, poses program sekolah gratis sedang dalam tahap penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai tindak lanjut komunikasi dengan SMA dan SMK yang siap bergabung dalam program sekolah gratis.











