SERANG — Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten mencatat, produksi jagung di Banten baru mencapai sekitar 120.000 ton per tahun. Jumlah tersebut belum memenuhi kebutuhan yang mencapai 4.000 ton perhari yang digunakan untuk industri pakan ternak.
Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan produksi jagung di Banten melalui program Kanan Kiri Jalan Tol (KAKIJATOL) Tanam Jagung. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan ketahanpangan dan menangkap potensi jagung di Provinsi Banten.
Ia menjelaskan, potensi produksi jagung di Banten cukup besar namun sayangnya baru bisa menyuplai sekitar 3,3 persen dari kebutuhan industri, yakni 15 perusahaan pakan ternak dengan bahan bakunya yang berasal dari jagung.
“Dari data yang kita punya, bahwa Provinsi Banten baru menyuplai 3,3 persen dari kebutuhan industri itu,” katanya dalam keterangan, Minggu (15/6/2025).











